Eko Patrio Maafkan Penjarah Rumah, Proses Hukum Tetap Berjalan
Politisi PAN itu bicara saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, jelang akhir pekan ini. Secara terbuka dia sudah membukakan pintu maaf kepada semua penjarah yang terlibat.
"Pada saat sidang, memaafkan," kata Eko Patrio.
"Dan semua proses hukum saya serahkan kepada pihak yang berwenang. Dan saya meyakini yang kemarin disidang itu adalah belum tentu juga bersalah, mungkin ikut-ikutan dan sebagainya," lanjut dia.
Setelah penjarahan terjadi, Eko dan keluarganya sempat pindah dan mengontrak rumah di lokasi lain. Kini dia masih belum memutuskan untuk kembali menempati rumah yang sebelumnya dijarah massa.
Soal keputusan memaafkan, Eko menegaskan hal tersebut keputusan pribadi. Namun secara hukum prosesnya tetap berjalan sesuai ketentuan.
"Tapi saya secara pribadi memaafkan dan hakim juga kemarin apakah minta tanggung jawab dan sebagainya, nggak usah saya bilang gitu. Yang penting adalah tidak mengulangi lagi dan ya kita sama-sama saling memaafkan," ujarnya.
Dalam wawancara sebelumnya, Eko mengungkapkan niat untuk introspeksi diri. Dia juga memilih untuk fokus ke keluarga setelah kejadian penjarahan.
Demonstrasi yang terjadi Agustus 2025 di Jakarta terbilang masif hingga makan korban jiwa. Masyarakat mengajukan protes ke pemerintah, fokus ke beberapa nama yang duduk di DPR DI.
Mereka sempat mengeluarkan pernyataan yang menyakiti hati warga Indonesia. Emosi rakyat gak cuma disalurkan lewat demonstrasi damai, namun di beberapa titik terjadi penjarahan rumah pejabat termasuk rumah Eko Patrio.
(fbr/aay)











































