Round Up

James Cameron Cabut, Kristen Stewart Ogah Tinggal Lama-lama di AS

Desi Puspasari
|
detikPop
NEW YORK, NY - MARCH 12: Kristen Stewart is seen on March 12, 2024 in New York, New York. (Photo by MEGA/GC Images)
Kristen Stewart gak mau lama-lama tinggal di AS selama masih Trump yang memimpin. Foto: MEGA/GC Images
Jakarta - Deretan selebritas memilih cabut dari Amerika Serikat. George Clooney mendapat kewarganegaraan Prancis. Jim Jarmusch juga mengumumkan ia sedang mengajukan permohonannya. Sementara Ellen DeGeneres pindah ke Inggris, dan Rosie O'Donnell ke Irlandia.

Kemudian, James Cameron juga udah gak tahan dan memilih cabut dari Negeri Paman Sam itu. Cameron memilih untuk tinggal di Selandia Baru.

Alasannya pindah bukan cuma untuk mencari ketenangan, tapi juga sikap dirinya melihat kerusakan sistemik di AS. Momen COVID-19 jadi titik yang mengubah cara pandangnya. Dia merasa takut melihat sains menjadi isu politik dan masyarakat terpecah belah.

"Pandemi adalah ujian besar bagi sebuah bangsa dan saya merasa sangat kecewa melihat bagaimana Amerika menanggapinya. Melihat orang-orang bertengkar tentang masker dan vaksin di saat nyawa terancam membuat saya sadar ada sesuatu yang sangat salah dalam tatanan sosial di sana," ujar Cameron dengan nada kecewa dilansir dari The Guardian.

Sutradara Avatar ini memberikan gambaran suram mengenai kondisi Amerika Serikat yang ia tinggalkan. Ia menyoroti meningkatnya ketegangan sosial, kekerasan bersenjata, dan ketidakmampuan pemerintah dalam menangani isu-isu mendasar.

"Inilah mengapa saya menyukai Selandia Baru. Orang-orang di sana, sebagian besar, waras, berbeda dengan Amerika Serikat, di mana tingkat vaksinasi mencapai 62%, dan angka itu terus menurun, menuju ke arah yang salah."

Kristen Stewart juga bicara soal kemungkinan meninggalkan Amerika Serikat kalau Donad Trump masih memimpin. Dia merasa ruang berkarya di negaranya jadi sempit dan gak nyaman.

"Mungkin tidak. Saya tidak bisa bekerja dengan bebas di sana. Tetapi saya tidak ingin menyerah sepenuhnya. Saya ingin membuat film di Eropa dan kemudian menayangkannya di Amerika," kata Kristen Stewart dikutip dari Variety, Selasa (29/1/2026).

Bintang Twilight itu merasa kepemimpinan Trump membuat AS kacau. Namun, dia masih mau mengambil sisi positifnya.

"Realitas benar-benar hancur di bawah Trump. Tetapi kita harus mengambil pelajaran darinya dan menciptakan realitas yang ingin kita jalani," tuturnya.

Kristen Stewart punya cerita lama dengan Trump. Pada 2012, Trump sempat mencuit soal kehidupan pribadinya dan menyuruh Robert Pattinson meninggalkannya.

"Saya bahkan tidak bisa memahaminya. Saya benar-benar tidak bisa memahaminya. Itu adalah konsep yang sangat aneh sehingga saya tidak ingin percaya bahwa itu benar-benar terjadi. Itu gila."




(pus/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO