David Beckham Akhirnya Buka Suara soal Drama Keluarga: Anak-anak Boleh salah

Dicky Ardian
|
detikPop
David Beckham
David Beckham (Foto: Instagram @davidbeckham)
Jakarta - David Beckham akhirnya angkat bicara setelah Brooklyn Beckham mengunggah pernyataan panjang soal konflik keluarganya. Ini jadi komentar publik pertama Beckham sejak sang putra menuding adanya ketegangan yang sudah berlangsung lama.

Dalam wawancara dengan CNBC, dikutip pada Rabu (21/1/2026), Beckham tidak menanggapi tuduhan Brooklyn secara langsung. Ia memilih membahas dampak media sosial dan menilai platform digital punya sisi positif dan negatif, terutama bagi generasi muda.

Beckham menekankan pentingnya menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dan bermakna. Ia mencontohkan keterlibatannya dalam kerja kemanusiaan bersama UNICEF sebagai bentuk pemanfaatan pengaruh publik untuk tujuan yang lebih baik.

"Saya selalu berbicara tentang media sosial, dan kekuatan media sosial untuk hal baik maupun buruk," ujar David Beckham dilansir Variety, Rabu (21/1/2026).

"Kami membicarakan apa saja yang bisa diakses anak-anak saat ini dan itu bisa berbahaya," tambahnya.

Ia juga menyinggung soal peran orang tua dalam mendidik anak. Menurut Beckham, anak perlu diberi ruang untuk membuat kesalahan dan belajar dari pengalaman itu, meski prosesnya tidak selalu mudah.

"Mereka membuat kesalahan. Anak-anak boleh membuat kesalahan. Begitulah cara mereka belajar," kata David Beckham.

Komentar tersebut muncul sehari setelah Brooklyn Beckham menuduh kedua orang tuanya, David dan Victoria Beckham, bersikap mengontrol. Brooklyn juga menyebut adanya konflik berkepanjangan yang melibatkan istrinya, Nicola Peltz.

Meski tidak menyebut nama atau isu secara spesifik, pernyataan Beckham menegaskan fokusnya pada nilai tanggung jawab, pembelajaran, dan kedewasaan dalam menghadapi persoalan keluarga yang kini menjadi sorotan publik.

Beckham mengakui bahwa anak-anaknya, seperti anak muda pada umumnya, diizinkan untuk membuat kesalahan dan belajar darinya. Ia menyebut sebagian dari pengasuhan adalah membiarkan anak mengalami momen sulit dan tetap mendampingi mereka dalam prosesnya.

Sementara itu, Brooklyn sebelumnya mengunggah serangkaian Instagram Stories yang menyebut adanya ketegangan selama bertahun-tahun dalam keluarganya. Ia menuding orang tuanya bersikap mengontrol dan menyebut komunikasi yang terjalin penuh konflik.

"Saya telah diam selama bertahun-tahun dan berusaha sekuat tenaga menjaga masalah ini tetap privat," tulis Brooklyn dilansir Variety, Selasa (20/1/2026).

Ia menegaskan selama ini memilih diam demi menjaga privasi keluarga. Namun, menurutnya, situasi tak kunjung membaik karena narasi yang berkembang justru makin menyudutkannya dan Nicola.

"Saya tidak sedang dikendalikan, saya justru membela diri saya sendiri untuk pertama kalinya dalam hidup saya," lanjutnya.

Brooklyn juga menepis tudingan Nicola adalah sosok yang mengendalikan hidupnya. Ia menyebut anggapan tersebut sepenuhnya keliru.

"Istri saya dan saya tidak menginginkan hidup yang dibentuk oleh citra, pers, atau manipulasi," tulisnya.

"Yang kami inginkan hanyalah kedamaian, privasi, dan kebahagiaan bagi kami dan keluarga kecil kami di masa depan," tambah Brooklyn.

Brooklyn dan Nicola mulai bersama sejak 2019, menikah pada 2022, dan memperbarui janji pernikahan pada Agustus 2025. Upacara itu disebut Brooklyn sebagai upaya menggantikan kenangan pahit dari hari pernikahan pertama mereka.


(dar/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO