Kisah Pemeran Ranger Hijau Dipenjara gegara Bobol 43 Rumah

Dicky Ardian
|
detikPop
Yasutomo Ihara
Yasutomo Ihara sebagai pemeran Ranger Hijau. (Foto: X)
Jakarta - Guys, kisah yang satu ini benar-benar terasa seperti plot serial superhero, tapi versi gelapnya. Seorang pria yang dulu pernah menghidupkan sosok pahlawan super di layar kaca Jepang kini justru dikenang karena aksi kriminalnya di dunia nyata.

Dialah Yasutomo Ihara, mantan pemeran pengganti serial Super Sentai, waralaba legendaris yang kemudian diadaptasi menjadi Power Rangers. Ihara ditangkap setelah memanfaatkan keahlian fisiknya untuk melakukan aksi pencurian berantai, dikutip dari Screen Rant, Kamis (15/1/2026).

Transformasi Ihara dari figur heroik menjadi kriminal jelas bikin banyak penggemar kaget. Pria yang dulu dikenal lewat aksi-aksi ekstrem di balik kostum pahlawan itu justru mendapat julukan Pencuri Manusia Laba-laba, karena metode kejahatannya yang gak biasa.

Untuk melancarkan aksinya, Yasutomo Ihara memanjat tembok dan tiang demi membobol rumah.

Di dunia hiburan Jepang, Ihara punya reputasi solid sebagai stuntman. Ia terlibat dalam sejumlah proyek besar seperti Tensou Sentai Goseiger dan Kamen Rider OOO, termasuk menjalankan aksi untuk karakter pahlawan seperti Green Ranger.

Sebagai informasi, serial Super Sentai yang pertama kali tayang pada 1975 memang terkenal dengan tuntutan fisik ekstrem. Mulai dari koreografi pertarungan rumit, adegan jatuh dari ketinggian, sampai aksi salto berisiko tinggi.

Para pemeran pengganti seperti Ihara adalah tulang punggung kesuksesan visual serial tersebut, meski sering luput dari sorotan publik.

Namun, karier Ihara harus berhenti mendadak setelah ia mengalami cedera lutut serius. Tanpa pemasukan tetap dan peluang kerja yang makin menipis, hidupnya perlahan berubah arah.

Menurut laporan kepolisian Jepang, Ihara bertanggung jawab atas 43 kasus pencurian rumah di berbagai wilayah. Ia kerap masuk lewat jendela lantai dua dengan cara memanjat dinding atau fasilitas umum di sekitar rumah target.

Pada 2014, aparat akhirnya menangkap Ihara. Ia didakwa mencuri uang tunai dan barang berharga senilai lebih dari 8 juta Yen. Enam tahun kemudian, tepatnya pada 2020, pengadilan Jepang menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepadanya.

Laporan dari The Mary Sue menyebutkan Ihara berniat menggunakan hasil curian untuk mendaftar ke sekolah akting profesional, dengan harapan bisa kembali meniti karier di industri hiburan. Ironisnya, ambisi untuk bangkit justru menyeretnya lebih dalam ke jurang hukum.

Beberapa tahun setelah vonis dijatuhkan, kisah Ihara kembali viral di media sosial, salah satunya setelah dibahas oleh kreator konten Project Nightfall.


(dar/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO