Round-Up
Bye Hollywood! George Clooney Pindah ke Prancis Demi Keamanan Istri
Alasannya gak cuma soal politik atas kemenangan Donald Trump, tapi juga menyangkut keselamatan mereka. Diketahui, Amal Clooney terancam kena sanksi berat dari pemerintah Amerika Serikat gara-gara perannya di Pengadilan Kriminal Internasional yang mengeluarkan surat perintah penangkapan buat Perdana Menteri Israel.
Pemerintah Inggris bahkan sempat memberikah peringatan kalau Amal Clooney bisa aja dicekal masuk ke Amerika Serikat. Ancaman ini bikin keluarga George Clooney berpikir dua kali untuk tetap tinggal di Los Angeles. Sanksi dari Trump gak main-main, bisa berupa pembekuan aset sampai larangan kunjungan buat anggota keluarga inti.
"Ada alasan kuat untuk meyakini bahwa telah terjadi kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan," kata Amal Clooney dikutip dari the Guardian, Sabtu (3/1/2025).
Selain soal urusan hukum internasional, George Clooney juga ingin menjauh dari hiruk-pikuk paparazzi Hollywood. Dia enggan anak-anaknya tumbuh besar dalam bayang-bayang kamera pengintai setiap hari.
"Saya khawatir membesarkan anak-anak di LA, di tengah budaya Hollywood. Saya gak mau mereka jalan-jalan sambil merasa cemas soal paparazzi. Saya juga gak mau mereka dibanding-bandingkan dengan anak artis terkenal lainnya," ujar George Clooney.
Kini, George dan Amal Clooney sedang mengurus proses perpindahan kewarganegaraan mereka sebelum aturan bahasa di Prancis jadi lebih sulit pada tahun 2026.
Kabar keluarga George Clooney pindah jadi WN Prancis, buat Presiden AS Donald Trump mengomentari proses naturalisasi tersebut. Di unggahan Truth Social, Trump menyebutkannya sebagai kabar baik meski disertai kritik pedas terhadap aktor tersebut.
Trump menanggapi laporan bahwa George dan Amal, bersama anak kembar mereka yang berusia 8 tahun, Alexander dan Ella, resmi menjadi warga negara Prancis pada Rabu (31/12).
"Kabar Baik! George dan Amal Clooney, dua peramal politik terburuk sepanjang masa, telah resmi menjadi warga negara Prancis yang sayangnya sedang dilanda masalah kejahatan besar karena penanganan imigrasi mereka yang benar-benar mengerikan. Mirip dengan yang kita alami di bawah pemerintahan Sleepy Joe Biden," tulis Trump.
Presiden berusia 79 tahun itu juga menyinggung opini George Clooney di New York Times pada Juli 2024. Dalam opini tersebut, Clooney meminta Presiden Joe Biden mundur agar Wakil Presiden Kamala Harris bisa mencalonkan diri sebagai kandidat Demokrat setelah penampilan debat Biden yang dianggap banyak pihak kurang memuaskan.
"Ingat ketika Clooney, setelah debat yang sekarang terkenal itu, meninggalkan Joe saat acara penggalangan dana, hanya untuk kemudian bergabung dengan kandidat hebat lainnya, Jamala(K!), yang sekarang bersaing dengan gubernur terburuk di negara ini," kata Trump.
Selain itu, Trump menilai Clooney lebih dikenal karena aktivitas politiknya ketimbang karya filmnya.
"Dia mendapat lebih banyak publisitas untuk politik daripada untuk beberapa filmnya yang sangat biasa-biasa saja. Dia sama sekali bukan bintang film, dia hanya orang biasa yang terus-menerus mengeluh tentang akal sehat dalam politik," tulis Trump.
(tia/tia)











































