Konser Andrea Bocelli di area Candi Borobudur siap digelar 31 Oktober mendatang. Ini merupakan bagian dari Romanza 30th Anniversary World Tour musisi asal Italia itu. Namun konser ini sekarang menghadapi kontroversi.
Hal itu terkait dengan posisi Andrea Bocelli terhadap Israel dan Palestina. Terlebih dalam sejarah kariernya, dia pernah terlibat dalam sebuah konser berjudul Friends of the Israel Defense Forces pada tahun 2010.
Konser tersebut merupakan penggalangan dana yang ditujukan buat militer Israel. Diduga hingga saat ini Andrea Bocelli masih terafiliasi dengan Israel, dan itu bertentangan dengan posisi Indonesia sebagai negara yang mengakui kedaulatan Palestina.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai keterlibatan musisi kelahiran 1985 itu dalam event 16 tahun lalu tersebut merupakan penegasan soal rekam jejaknya. MUI memandang Israel dan pihak pendukungnya merupakan masalah yang harus mendapat perhatian.
"Jadi ini tentu dalam istilah majelis ulama dia termasuk salah seorang yang ikut mendukung Israel, mendukung zionis, mendukung Israel haram dan juga haram mendukung pendukung Israel," kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim dalam forum diskusi di Gedung MUI Pusat, Jakarta, pada Kamis (22/10).
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan posisi pemerintah Indonesia soal Palestina. Dalam pernyataannya, Fadli menegaskan bahwa Indonesia anti-Zionisme dan sangat mendukung negara Palestina.
"Gak ada yang berubah dari sikap itu. Posisi Indonesia itu jelas, kita anti penjajahan dan anti-Zionisme," kata Fadly Zon usai konferensi pers Dua Tahun Kementerian Kebudayaan di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (20/10).
Soal konser Andrea Bocelli, Fadli Zon mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap hoaks. Dia juga merujuk pada penjelasan promotor yang sudah memberikan penegasan soal posisi artis yang akan tampil tersebut.
"Kalau dari penjelasan (promotor) sejauh ini, pihak yayasannya itu mengatakan mereka juga mendukung kepada anak-anak yang jadi korban perang dan kemanusiaan termasuk anak-anak Palestina," ucapnya.
"Palestina ini bisa segera merdeka, apalagi presiden juga menyampaikan jelas di depan publik ya. Free Palestine, ya. Jadi saya kira tidak ada yang diragukan dalam soal itu," sambung Fadli Zon lagi.
Kementerian Kebudayaan masih menunggu arahan dari pusat dan isu yang beredar sekarang ini. Ia mengingatkan jangan sampai ada musisi yang mau konser tapi sudah menuai kontroversi duluan.
Namun menurutnya, keterangan dari pihak Andrea Bocelli sejauh ini jelas. Mereka bukan pendukung Zionisme.
(aay/mau)