Dira Sugandi Susah Banget Nyanyi Pakai Bahasa Sunda, Hapalin Sampai Seminggu

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Dira Sugandi
Dira Sugandi ditemui usai pagelaran Lestari Tradisi Bandung 1990 di Bumi Sangkuriang, Sabtu malam (17/10/2026). Foto: Tia Agnes/ detikcom
Jakarta - Dira Sugandi bareng Nining Meida, dan Bungsu Bandung muncul jadi pembuka dalam pagelaran Lestari Tradisi Bandung 1990 di Bumi Sangkuriang, pada Sabtu (17/10/2026). Nyanyiin satu lagu berbahasa Sunda, ia ngaku susah banget buat hapalinnya.

"Aduh lumayan (susah) ya, karena bahasa Sunda-nya halus banget ya. Jadi aku memang harus bertanya-tanya ke sana sini, 'Ini artinya apa sih?' Trus, kata-katanya banyak ya, jadi lumayan (susah) nih," ungkapnya saat diwawancarai usai pagelaran pada Sabtu malam (17/10) lalu.

Selain masalah cengkok yang harus dipelajari, Dira ngaku sampai menghapal lirik berbahasa Sunda selama semingguan. "Kira-kira semingguan ya, ngapalinnya," ngakunya sembari tertawa.

Lalu, gimana cara Dira Sugandi buat menghapalkan lagu berbahasa Sunda?

"Mimicking (meniru) aja, sih. Menjiplak gitu kan," tegasnya.

"Tapi susah banget ya, karena kayaknya penyanyi-penyanyi Pop Sunda itu memang up bringing-nya, maksudnya mereka dari kecil sudah belajar, emang dari usia muda. Saya sudah umur segini kan, jadi emang susah banget nih," lanjut Dira tertawa.

Sepanggung dengan living legend dalam Pop Sunda, Dira bilang sangat kagum dan menghormati sosok ketiganya.

"Huge respect, sangat menghormati dan mengagumi gitu. Saya aja gak bisa nyanyinya sampai sekarang tapi pengin banget belajar, karena saya sebagai orang Sundah memang sudah seharusnya belajar sih. Jadi melihatnya, kayak living legend. Gak nyangka suatu hari aku bakal kolaborasi dan sepanggung dengan mereka," tukasnya.



(tia/pus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO