Publik boleh aja bilang kebetulan, tapi banyak orang yang ngeliat pembatalan konser tur Loop Ed Sheeran di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, sebagai bentuk keberpihakan semesta ke Macklemore.
Yap, konser yang tadinya akan digelar di venue milik miliarder Yahudi AS Robert Kraft pada Jumat-Sabtu, 25-26 September, harus batal. Alasannya karena cuaca ekstrem.
Gillette Stadium mengumumkan pembatalan konser akibat peringatan cuaca buruk badai nor'easter di kawasan Boston dan seluruh New England sepanjang akhir pekan ini. Pembatalan juga dianjurkan oleh pihak berwenang setempat, promotor, dan tim Ed Sheeran sendiri.
Mereka yang mengikuti saga Ed Sheeran X Robert Kraft versus Macklemore pasti akan langsung bereaksi mendengar kabar pembatalan ini. Momennya memang terasa seperti semesta menampar balik Sheeran dan Kraft setelah menendang Macklemore gegara meneriakkan Free Palestine di konser tur Loop sebelumnya.
Saat tampil sebagai artis pembuka di Stadion MetLife, Macklemore mengenakan keffiyeh dan membawakan lagu Hind's Hall sambil menampilkan visual Gaza di panggung. Pemilik stadion, Robert Kraft, ke-trigger abis. Dari POV Kraft, tindakan Macklemore dinilai anti-semit.
Dia langsung memberikan ultimatum pada Ed Sheeran. Kalau mau tampil di Gillette Stadium, jangan bawa Macklemore. Pelantun Shape of You itu manut, Macklemore dicoret dari tur.
Publik bereaksi keras. Apalagi setelah Macklemore blak-blakan bahwa Robert Kraft sudah mempengaruhi sejumlah pemilik stadion lain untuk menolak konser Ed Sheeran kalau dia masih ikut dalam tur.
Beberapa hari setelah kejadian, Ed Sheeran jadi pusat perhatian dunia. Dia jadi subjek meme internet, disebut gak punya keberanian menggunakan platform besarnya buat menyuarakan genosida di Palestina.
Rekan musisi mendukung Macklemore dan balas menendang penyanyi Inggris itu. FINNEAS, Aaron Rowe, band Beoga, hingga Lukas Graham memilih mundur dari sisa jadwal tur stadium Ed Sheeran. Itu bikin Ed harus tampil sendirian di beberapa kota.
Penjualan tiket konser tur Loop juga anjlok bahkan sampai diobral. Banyak fans mengajukan refund sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore, dan kekecewaan mereka ke Ed Sheeran yang memilih nyaman dalam genggaman miliuner.
Ed Sheeran sempat menyampaikan permohonan maafnya di atas panggung konsernya di Philadelphia. Itu pun jadi bumerang karena banyak hal, di antaranya karena dinilai gak tulus sebab harus baca dari teleprompter; hingga menolak menggunakan kata 'genosida'.
Kini semesta ikut bicara. Di tengah kecaman publik atas campur tangan miliarder Kraft, ancaman badai justru datang menerjang panggung yang seharusnya menjadi milik Sheeran di Gillette Stadium.
(aay/mau)