Konser Ed Sheeran di Stadion Miliarder Robert Kraft Berujung Batal

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
Ed Sheeran Sukses Hentak Jakarta
Foto: Rifkianto Nugroho/ detikcom
Jakarta - Semesta seperti ikut berpihak pada Macklemore! Setelah dia lantang berteriak Free Palestine, berujung didepak dari daftar artis pembuka konser tur Loop Ed Sheeran di Stadion Gillette, konser itu justru dibatalkan.

Bukan karena kontroversi, penjualan tiket yang jeblok, atau boikot dari penonton, tapi karena cuaca buruk. Dilansir CNN pada Sabtu (26/9/2026), konser Loop Ed Sheeran di stadion milik milarder Yahudi AS Robert Kraft itu dibatalkan karena cuaca ekstrem badai nor'easter.

Badai ini diprediksi akan menciptakan angin kencang hingga banjir di kawasan Boston dan wilayah New England. Stadium Gillette sendiri berlokasi di Foxborough, Massachusetts, kawasan Barat Daya Kota Boston.

Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan penyelenggara, keputusan pembatalan diambil demi keamanan. Hal tersebut dilakukan setelah berkonsultasi dengan pejabat lokal, promotor, dan manajemen tur Ed Sheeran.

Konser Loop Ed Sheeran di Gillette Stadium rencananya berlangsung selama dua hari pada Jumat (25/9) dan Sabtu (26/9) waktu setempat. Pembatalan ini jelas jadi sorotan lain di tengah kontroversi yang menyeret nama pelantun Shape of You itu.

Ed Sheeran 'dibantai' habis-habisan oleh publik di media sosial setelah memecat Macklemore dari konsernya. Sebab, si pemilik Stadion Gillette mengancam akan memboikot Ed Sheeran dari venue itu dan sejumlah arena konser lain kalau Macklemore masih dibiarkan ada dalam daftar penampil.

Ancaman Robert Kraft keluar setelah dukungan Macklemore buat Palestina. Ed Sheeran gemetar ketakutan karena itu, hingga memutuskan buat mendepak Macklemore.

Tapi keputusan itu jadi bumerang buat dia. Publik berpihak pada Macklemore, mempertanyakan keputusan Ed Sheeran dan menilai dia telah mengambil keputusan yang ceroboh hingga dicap tone-deaf.

Berujung semua artis pembuka konser Loop akhirnya mengundurkan diri. Mereka merasa gak lagi satu visi dengan Ed, terlebih setelah dia mengeluarkan pernyataan resmi di media sosial dan menolak untuk menggunakan kata 'genosida' dalam kejahatan Israel di Palestina.

(aay/mau)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO