Selena Gomez Digugat, Dutuding Terlibat Penipuan Startup Kesehatan Mental

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Penampilan glamor Selena Gomez di pernikahan Taylor Swift.
Selena Gomez (Foto: Instagram/@sooparkmakeup)
Jakarta - Selena Gomez kembali menjadi sorotan, kali ini lewat masalah hukum yang berkaitan dengan startup miliknya, Wondermind. Penyanyi sekaligus aktris tersebut digugat sejumlah investor yang menuding perusahaan melakukan penipuan dan pelanggaran kontrak.

Wondermind didirikan pada 2021 dengan fokus pada kesehatan mental. Selena Gomez tercatat sebagai co-founder, chief impact officer, sekaligus kepala pemasaran perusahaan tersebut.

Dalam gugatan yang diajukan pada Kamis (13/8), lima investor mengaku telah menanamkan modal sebesar USD 1,2 juta atau Rp 17,82 miliar pada 2022. Mereka berharap popularitas Selea Gomez dan jumlah pengikutnya di media sosial bisa membantu Wondermind berkembang.

Namun, para investor menuding kondisi perusahaan justru memburuk secara diam-diam selama tiga tahun. Mereka bahkan mengklaim tidak mendapatkan informasi mengenai masalah yang terjadi meski dana mereka digunakan untuk mendukung perusahaan.

Gugatan tersebut juga menyeret Mandy Teefey, ibu Selena Gomez yang menjabat sebagai co-CEO, serta Daniella Pierson, mantan mitra bisnis Wondermind. Mereka dituding melakukan penipuan sekuritas, common law fraud, pelanggaran kontrak, dan sejumlah klaim lainnya.

Para investor meminta pengembalian dana investasi, ganti rugi, serta biaya pengacara. Menurut gugatan, mereka sebelumnya dibuat percaya Wondermind memiliki valuasi USD 95 juta atau Rp 1,7 triliun dan akan mendapatkan sejumlah kerja sama besar.

Beberapa rencana yang disebut kepada investor antara lain kemitraan dengan perusahaan seperti JPMorgan, kesepakatan iklan, liputan majalah yang menampilkan selebritas, hingga pengembangan sebuah aplikasi.

"Kemitraan itu tidak ada. Inisiatif-inisiatif tersebut tidak pernah terwujud. Aplikasi itu pun tidak pernah dibuat," tuduh para investor.

Para investor mengaku baru mengetahui persoalan internal Wondermind setelah membaca laporan The Cut tahun lalu. Artikel tersebut membahas konflik internal perusahaan, termasuk masalah kekuasaan dan hubungan antarpihak.

Gugatan itu juga mengutip laporan mengenai dugaan Gomez tidak memenuhi kewajiban kontraknya akibat "masalah pribadi yang berkepanjangan dengan ibunya." Gomez, Teefey, dan Pierson disebut secara kolektif memiliki hampir 90 persen saham Wondermind.

Dalam gugatan, Teefey juga disebut pernah mengatakan kepada investor bahwa Pierson diduga menggunakan dana perusahaan untuk membantu membayar tempat tinggalnya di New York City yang sewanya mencapai sekitar USD 60 ribu atau Rp 1,07 miliar per bulan.

Pierson, yang meninggalkan Wondermind pada 2023, membantah tuduhan tersebut. Ia mengatakan siap menunjukkan dokumentasi dan catatan keuangan yang menurutnya dapat membuktikan bahwa dirinya tidak pernah menggunakan dana investor untuk kepentingan pribadi.

Hingga kini, Selena Gomez, Mandy Teefey, dan Wondermind belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari CNN.

(dar/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO