×
Ad

Trisno PAS Band Meninggal, Sandy Nangis Kenang Hari-hari Terakhir

Febryantino Nur Pratama - detikPop
Sabtu, 01 Agu 2026 18:59 WIB
(Foto: Instagram @pasband) Bassist legendaris Pas Band, Trisno, berjuang melawan sakit serius.
Jakarta -

Trisno PAS Band meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026). Sandy, rekan satu bandnya, mengenang hari-hari terakhir bersama almarhum.

Ditemui di rumahnya di kawasan Depok, Jawa Barat, Sandy gak bisa menahan air mata mengingat Trisno. Dalam wawancara dengan media, dia menceritakan soal riwayat sakit pemain bass PAS Band itu.

"Dua minggu lalu, PAS Band dapat kabar dari Trisno, dia sakit. Kepalanya pusing, katanya, dan seperti biasa dia kan gak mau periksa kesehatan. Semua dirasain sendiri. Kita khawatir karena penyebab pusingnya apa? Sudah beberapa bulan ini dia sudah gak fresh lagi. Ada sesuatu yang salah di badannya, dia minum obat terus sampai takut minum obat lagi. Di sana ada indikasi gangguan liver juga, kakinya mulai bengkak," kata Sandy ditemui awak media hari ini.

Lebih lanjut, personel PAS Band dan rekan terdekat Trisno menyarankan agar dia diperiksa ke dokter. Melihat kondisi pria 55 tahun itu, teman-teman menyarankan pemeriksaan ginjal.

Sandy khawatir dengan kondisi Trisno sebab pernah punya pengalaman serupa dengan ayahnya. Ayah Sandy punya gejala yang sama dan meninggal karena sakit ginjal.

"Ayah saya kebetulan meninggalnya karena ginjal, bengkak kakinya," lanjut Sandy.

Trisno sempat ogah pergi ke RS. Sampai-sampai semua teman harus memaksanya agar mau memeriksakan diri. Sampai akhirnya berhasil dibawa ke dokter dan melakukan pemeriksaan kesehatan.

Di situ diketahui kondisinya sudah parah. Ginjalnya hanya berfungsi 5% saja.

"Yang lebih parah lagi adalah ada dua sumbatan di kepalanya. Sumbatan pembuluh darah yang kalau dibiarkan bisa stroke. Jadi menurut dokter harus dioperasi," lanjut Sandy.

Musisi yang sudah aktif sejak tahun 90an itu setuju buat dioperasi. Sandy menjelaskan, dokter melakukan tindakan operasi di kepala sebelah kanan Trisno.

Operasi itu, sayangnya, punya efek samping. Sandy menyebut Trisno mengalami kejang-kejang.

Meski begitu Trisno tetap berusaha beraktivitas normal dan bermusik. Dengan dukungan dan dorongan semangat dari PAS Band, dia ikut latihan buat manggung di Subang, Jawa Barat.

Kondisi kesehatan Trisno jelang kematiannya naik-turun. Hingga akhirnya dia harus dilarikan ke ICU lalu melewati proses operasi lagi, sebelum mengembuskan napas terakhir.

"Bro itu orangnya jujur," kenang Sandy berurai air mata.

Bambang Sutrisno meninggal dunia dalam usia 55 tahun. Dia akan dimakamkan pada Minggu (2/8/2026) besok. Saat ini jenazahnya disemayamkan di kediaman Trisno di Bandung, Jawa Barat.




(aay/mau)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork