Martin Wiguna Hadirkan Kisah Friendzone di Gila Karena Cinta
Perasaan yang lama dipendam itu sayangnya terlambat buat disampaikan. Sahabat yang dicintainya telah punya pasangan. Ada rasa kehilangan, penyesalan, dan cinta yang gak sempat terucap.
Menurut Martin Wiguna, banyak orang yang pernah ada dalam posisi friendzone tersebut.
"Tapi takut untuk jujur sampai akhirnya kesempatan itu hilang. Dari situlah, lagu ini lahir," kata Martin Wiguna dalam keterangan pers yang diterima.
Lagu Gila Karena Cinta dibalut musik pop yang emosioanl dan lirik yang jujur. Terinspirasi dari warna musik era 20000an, ia tampilin nuansa yang ingatkan kita pada karya-karya Keane, Oasis, dan Pure Saturday.
Bagi pendengar yang merindukan musik dengan melodi kuat, aransemen hangat, dan lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, lagu ini menghadirkan nuansa nostalgia yang terasa akrab sekaligus segar.
Dalam industri musik Indonesia, Martin Wiguna bukanlah nama baru. Aktif berkarier sejak tahun 2008, ia awalnya adalah vokalis dan penulis lagu dalam sebuah band. Martin Wiguna juga dikenal sebagai produser musik dan direktur musik di salah satu grup media televisi di Indonesia.
Pada 2022, ia merilis single Adinda dan Saat Ku T'lah Memilih yang kini sudah mulai dikenal publik.
