Madonna: Algoritma dan AI Membunuh Keberanian Seniman Berkarya

Dicky Ardian
|
detikPop
Madonna
(Foto: Dok. Instagram) Madonna
Jakarta - Madonna melontarkan kritik tajam terhadap semakin masifnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan algoritma di industri musik. Menurut sang diva, ketergantungan pada teknologi justru menggerus esensi dari proses kreatif seorang seniman.

Madonna menilai menyerahkan proses berkarya kepada AI merupakan langkah mundur bagi industri kreatif. Ia pun membandingkan kondisi saat ini dengan masa awal kariernya, ketika para seniman lebih banyak berkolaborasi secara langsung.

"Dulu, kamu dikelilingi oleh para pelukis, musisi, penari, dan seniman di satu tempat, lalu saling bekerja sama dari tempat yang sangat murni demi satu sama lain," kata Madonna dalam wawancara dengan Vogue Italia, dikutip pada Sabtu (4/7/2026).

"Saya sangat menghargai pengalaman itu. Hari ini, kamu tidak lagi melakukan hal seperti itu. Sekarang, untuk mendapatkan kontrak rekaman, kamu justru harus memikirkan seberapa banyak jumlah pengikut yang Anda miliki," sambungnya.

Menurut Madonna, industri musik kini terlalu berfokus pada angka, mulai dari jumlah pengikut hingga statistik streaming.

Guys, kondisi tersebut dinilai membuat banyak musisi kehilangan keberanian untuk bereksperimen dan menciptakan sesuatu yang benar-benar baru.

Peraih Grammy Awards itu percaya karya seni yang autentik lahir dari keberanian mengambil risiko, bukan dari perhitungan algoritma atau mesin.

"Itulah mengapa dalam lagu Bring Your Love, aku bilang, 'Jangan mencoba mengalihkan perhatian aku dengan angka-angka'. Bagiku, sejak awal karier, aku tidak pernah memikirkan tangga lagu ataupun angka-angka streaming," tuturnya.

"Algoritma dan kecerdasan buatan adalah kebalikan dari mengambil risiko, dan bagi aku itu adalah kebalikan dari membuat karya seni," imbuhnya.

Untuk menjaga orisinalitas dalam berkarya, Madonna mengaku sengaja menjauh dari berbagai distraksi teknologi modern, termasuk media sosial. Ia memilih meluangkan waktu untuk menghilang sejenak agar bisa kembali menemukan inspirasi dan menyegarkan imajinasinya di tengah tuntutan industri yang serba digital.

(dar/aay)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO