Ed Sheeran Kasih Alasan Cabut dari Warner Music Usai 15 Tahun
Dilansir dari Variety, Rabu (27/5/2026), Ed Sheeran mengungkap alasan meninggalkan Warner Music karena ingin lebih fokus pada keluarga dan kehidupan pribadinya.
Menurut pelantun Shape of You tersebut, kehidupannya saat ini sudah jauh berbeda dibanding saat pertama kali bergabung dengan label tersebut sebagai remaja.
"Selama 15 tahun terakhir, saya telah mengeluarkan begitu banyak musik dan memiliki begitu banyak kesuksesan dengan perusahaan itu. Kami telah membangun sesuatu yang luar biasa bersama-sama dan menikmati hal-hal yang mengubah hidup yang terjadi pada kami," ungkap Sheeran.
"Hidup saya sekarang sangat berbeda dengan apa yang terjadi ketika saya masih remaja, dan saya telah merasa dalam diri saya untuk waktu yang lama bahwa banyak hal dalam kehidupan profesional saya perlu diubah," tambahnya.
Meski memutuskan hengkang, Ed Sheeran tetap memberikan apresiasi besar kepada Warner Music yang sudah mendukung perjalanan kariernya hingga menjadi salah satu musisi terbesar dunia saat ini.
Gengs, Ed Sheeran juga memastikan perpisahan ini bukan karena konflik atau hubungan buruk dengan labelnya.
"Saya, di balik itu semua, seorang penyanyi penulis lagu yang memainkan pertunjukan pub. Dan saya telah berubah menjadi bintang pop yang bermain di stadion selama lebih dari 15 tahun. Itu adalah hal yang sangat menakjubkan, tetapi juga banyak hal yang membuat Anda berpikir," ujar Sheeran.
"Ini bukan situasi seperti 'artis yang tidak puas meninggalkan label rekaman'. Ini adalah seorang anak laki-laki yang memulai sebagai remaja di perusahaan dengan prioritas yang berbeda, menjadi ayah dari 2 orang yang ada sekarang, yang merasa seperti dia membutuhkan perubahan dan perubahan dalam cara dia melakukan sesuatu secara profesional," lanjutnya.
Ed Sheeran memang menjadi salah satu artis terbesar di bawah Warner Music. Sejak debut pada 2011, ia sukses mendunia lewat sederet lagu hits, termasuk Shape of You yang diperkirakan terjual lebih dari 200 juta kopi.
Album miliknya yang dirilis bersama Warner Music pada 2017 juga tercatat sebagai salah satu rilisan paling sukses di era streaming dengan hampir 40 juta unit setara album.
(dar/mau)











































