Ini Alasan Paul McCartney Tolak Selfie dengan Fans
Eks personel The Beatles itu mengaku ingin tetap menjadi dirinya sendiri dan tidak merasa lebih hebat karena status selebritasnya.
Dalam wawancara podcast The Rest is Entertainment bersama Richard Osman dan Marina Hyde, McCartney mengatakan perkembangan ponsel membuat interaksi penggemar berubah drastis.
"Sekarang - ponsel. Jadi jika saya bertemu seseorang, mereka akan meraih ponsel mereka, dan saya berkata: 'Maaf, saya tidak menerima foto.' Dan itu adalah hal yang radikal saat ini," ujarnya dilansir dari Independent pada Jumat (15/5/2026).
Musisi berusia 83 tahun itu mengatakan dirinya pernah membahas kebiasaan menolak foto dengan Oprah Winfrey. Menurutnya, keputusan tersebut sesederhana karena ia memang tidak ingin difoto.
"Saya menjawab, 'Saya tidak mau.' Sesederhana itu," katanya.
McCartney lalu menjelaskan alasan utama dirinya menolak selfie. Ia mengaku tak ingin merasa seperti objek hiburan yang hanya dijadikan alat foto oleh orang lain.
"Begitu saya mulai berpikir bahwa saya lebih hebat dari diri saya sendiri, saya tidak akan menyukai diri saya. Sangat penting bagi saya untuk menjadi diri saya sendiri," jelasnya.
Ia kemudian mengibaratkan dirinya seperti monyet pertunjukan di pantai Saint-Tropez jika terus melayani foto penggemar.
"Saya mulai menjelaskan panjang lebar tentang bagaimana, di pantai selatan Prancis di Saint-Tropez, ada seorang pria di tepi pantai yang memiliki seekor monyet, dan Anda membayar untuk berfoto dengan monyet itu," tambahnya.
"Aku benar-benar tidak ingin merasa seperti monyet itu. Dan ketika aku berfoto dengan seseorang, aku merasa seperti dia. Aku bukan diriku lagi - tiba-tiba aku menjadi sesuatu yang lain," lanjut McCartney.
Paul McCartney juga menyinggung budaya influencer modern yang menurutnya sulit dipahami. Ia merasa heran melihat banyak orang bisa terkenal meski dinilainya tidak memiliki bakat khusus.
"Menurutku itu lucu, tetapi orang-orang yang tampaknya tidak terlalu berbakat justru sangat terkenal. Miliaran tayangan dan penonton. Kamu harus berhati-hati membicarakan hal itu, karena itu membuatmu terdengar sangat kuno. Dan memang aku kuno," pungkasnya.
(fbr/ass)











































