Kegilaan 10 Tahun Hammersonic Sampai Penutupan yang Paling Emosional

Pingkan Anggraini
|
detikPop
Seringai di Hammersonic 2017
Foto: Hanif Hawari/detikHOT
Jakarta - Percaya aja, memang sesuai kata pepatah nih, 'badai pasti berlalu'. Ini menjadi kalimat yang lagi cocok banget buat Hammersonic tahun ini.

Kamu pasti sudah tahu kan bagaimana jatuh bangunnya Ravel Entertainment menyelenggarakan Hammersonic tahun ini? Keadaan geopolitik menjadi pengaruh besar kepergian para headliners dari daftar panjang line up di Hammersonic.

Tapi, tim gak gentar dan tetap percaya diri buat melaksanakan Hammersonic meski dengan konsep private festival.

Nyatanya, pada pelaksanaan hari pertama Hammersonic, Sabtu, 2 Mei 2026, di NICE PIK, Tangerang, band metalcore asal Australia, Parkway Drive, sukses menutup acara dengan cadas. Ya, mereka hadir dengan penampilan penuh energi di panggung utama Hammer Stage.

Konser mereka ini menjadi salah satu momen paling ditunggu dalam rangkaian festival musik metal terbesar di Asia Tenggara itu guys. Parkway Drive tampil sebagai headliner tepat pukul 23.00 WIB dengan membuka penampilan melalui lagu Glitch.

Kehadiran mereka langsung membuat atmosfer konser terasa intens, dengan penonton di area depan panggung merespons penuh semangat.

Penonton tenggelam dalam suasana. Setiap lagu dibawakan dengan intensitas tinggi, didukung oleh tata panggung yang spektakuler, termasuk efek api dan visual yang memperkuat atmosfer pertunjukan meninggalkan kenangan manis pada penampilan Parkway Drive.

Lalu pada momen hari kedua Hammersonic, Minggu, 3 Mei 2026, ada gelombang nostalgia anak emo lewat penampilan band post-hardcore legendaris asal Florida, The Red Jumpsuit Apparatus (TRJA) yang sukses membawa ribuan Hammerhead kembali ke era kejayaan tahun 2000-an.

Setelah membawakan setlist lintas diskografi, mulai dari Damn Regret, In Fate's Hands hingga Cat and Mouse, TRJA mempersembahkan sebuah kado spesial bagi para pencinta pop-punk dengan membawakan lagu cover dari band idola sang vokalis. Ya, mereka menyanyikan hits milik Blink-182, All The Small Things.

Pengalaman nonton Hammersonic tahun ini pun belum berakhir. Ravel Junardy sebagai punggawa Ravel Entertainment bersama tim naik ke panggung dan mengucapkan terima kasih sekaligus permohonan maaf setelah serangan bertubi-tubi yang mereka hadapi.

Ini menjadi bentuk tanggung jawab mereka dan Hammerhead pun memberikan dukungan penuh.

"Saya beserta semua tim yang ada di sini, dari hati yang paling dalam, meminta maaf kalau ada, kurang-kurang untuk tahun ini. Saya membuat Hammersonic, walaupun cuma ada 100 orang, saya akan tetap lanjutkan," ujar Ravel Junardy.

"Terima kasih atas dukungan kepada kami, tanpa kalian, Hammersonic tidak akan terus berlanjut. Hanya karena kalian, Hammerhead sejati di sini, terima kasih sebesar-besarnya."

(ass/ass)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO