Donald Trump VS Musisi

Pingkan Anggraini
|
detikPop
US President Donald Trump gestures as he arrives at Palm Beach International Airport in West Palm Beach, Florida on February 27, 2026. Trump is spending the weekend at his Mar-a-Lago resort. (Photo by Mandel NGAN / AFP)
Foto: AFP/MANDEL NGAN
Jakarta - Kontroversial Donald Trump di segala lini kayaknya sudah bukan rahasia umum lagi. Banyak orang marah denga ulah-ulahnya.

Gak menutup kemungkinan di lingkungan para musisi. Sebagian dari mereka bahkan anti banget sama Donald Trump.

Anti yang dimaksud juga bukan menolak tanpa alasan, para musisi itu juga pernah dibuat kesal dengan kebijakan atau tindakan Trump ke karya musik mereka.

1. Sabrina Carpenter

Penyanyi pop Sabrina Carpenter mengungkapkan kemarahannya pada Gedung Putih usai lagu miliknya Juno dipakai dalam sebuah video yang menggambarkan aparat penegak hukum menangkap orang-orang yang diduga melakukan pelanggaran imigrasi.

Meski begitu, Gedung Putih tampaknya tidak peduli dengan protes Sabrina. Sebab, kantor Presiden Donald Trump itu kembali menggunakan lirik lagu Sabrina Carpenter dalam sebuah pernyataan menanggapi kritiknya.

2. Linkin Park

Kelakuan Donald Trump kali ini bikin marah Linkin Park cuy. Masalahnya masih sama, gak izin pakai lagu mereka.

Yup, yang terbaru, pihak Donald Trump menggunakan salah satu lagu Linkin Park untuk video pencapaiannya pada malam tahun baru.

Video itu langsung gempar dan bikin banyak orang ikutan marah.

Gak terkecuali Linkin Park yang langsung emosi ketika tahu salah satu lagunya, Somewhere I Belong, dicatut.

3. Celine Dion

Penyanyi Celine Dion sempat protes nih karena lagu My Heart Will Go On dipakai dalam kampanye Donald Trump tanpa seizin pihaknya. Kejadiannya pada era kampanye Donald Trump, 2024.

Hal itu langsung membuat Celine Dion marah banget. Dia menyebut lagu ikonik itu gak boleh digunakan untuk kampanye apa pun.

4. Radiohead

Langkah Radiohead kembali menegaskan sikap mereka soal penggunaan karya tanpa izin. Kali ini, yang jadi sorotan adalah lagu Let Down, salah satu trek emosional dari album OK Computer, yang dipakai dalam sebuah video milik U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE).

Video tersebut diunggah oleh lembaga penegakan hukum imigrasi Amerika Serikat yang berada di bawah naungan U.S. Department of Homeland Security (DHS).

Gak butuh waktu lama, band asal Inggris itu langsung bereaksi.

ICE sendiri adalah badan federal yang bertugas menegakkan hukum imigrasi dan bea cukai di Amerika Serikat. Lembaga ini kerap menjadi sorotan, terutama ketika kebijakan imigrasi memasuki fase pengetatan. Isu tersebut kembali ramai dibicarakan seiring dinamika politik nasional, termasuk dalam periode pemerintahan Donald Trump yang identik dengan kebijakan imigrasi ketat.

5. Guns N' Roses

Kini giliran band rock raksasa Guns N' Roses yang menolak mentah-mentah karya mereka digunakan dalam film yang mengangkat kisah hidup Melania Trump, istri Donald Trump.

Penolakan ini menjadi sorotan karena mengungkap adanya perpecahan internal di tubuh Guns N' Roses terkait sikap politik.


(pig/ass)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO