Fenomena Wali yang kini menjadi idola Gen Z cukup membuat dahi berkerut. Loh kok bisa sih? Memang lagu Wali masih related buat Gen Z?
Stop ya berpikir ke situ. Jadi, belakangan ini Wali kerap manggung dimana-mana dan bawa massa yang banyak nih. Massa itu berkumpul dengan sendirinya, merasa terpanggil lewat lagu-lagu Wali yang joget-able.
Jelas dong, yang joget-joget itu pasti disukai para Gen Z. Akhirnya mereka mulai terus memadati area konser dimana pun Wali manggung.
Lagu-lagu mulai dari Cari Jodoh, Nenekku Pahlawanku sampai Aku Bukan Bang Toyib sudah diluar kepala para gen z. Padahal kalau dipikir-pikir, anak-anak yang lahir di era 2000-an awal gak mungkin dengerin Wali dong?
Tapi kenyataannya, musik adalah bahasa universal yang bisa dinikmati kapan saja, siapa saja. Jadi, bukan mustahil kalau Gen Z dengerinnya Wali nih ,genks.
So, kalau kamu belum tahu Wali banget nih, mereka adalah band yang dibentuk pada 1999 dengan personel, Faank, Apoy, Hamzah, dan Tomi.
Wali punya genre musik dangdut pop-rock yang akhirnya bisa menyatukan para Gen Z untuk masuk barisan penonton mereka sekarang nih.
Album-album Wali yang dulu bahkan laku keras. Lagu yang paling hits ada Yank dengan total streamer lebih dari 56 juta kali diputar di Spotify. Gokil banget kan.
Karena pamor Wali yang kini naik lagi, akhirnya banyak fans meminta agar band asal Ciputat, Tangerang Selatan ini rilis lightstick.
Gak sampai situ aja, Wali juga gak pernah absen untuk membuat lagu religi di masa Ramadan. Tahun ini mereka merilis Romantika Badar dan Uhud.
Musik Wali yag cenderung religi juga sangat diterima gen z.
Bayangin, di banyak festival musik panggung Wali gak pernah sepi. Mereka ditunggu gen z yang siap berdoa bareng Faank Cs.
Menariknya lagi, tidak semua penonton Wali adalah muslim, tapi semuanya ikut nyanyi lagu religinya. Keren, kan?
Simak Video "Gebrakan Dirut Pasar Jaya Gaet Gen Z dan Millenial"
(pig/tia)