Pendukung Donald Trump Khawatir, Green Day Melunak di Super Bowl LX
Penampilan diawali dengan Good Riddance (Time Of Your Life) sebelum berlanjut ke Holiday, salah satu lagu paling politis dalam katalog mereka.
Dua bait awal dinyanyikan seperti biasa, tetapi saat memasuki bagian jembatan lagu yang kontroversial, yang memuat sindiran tajam kepada Presiden AS saat lagu itu dirilis pada 2004, band ini melewatinya begitu saja dan langsung menutup lagu.
Ya, lirik-lirik paling politis dari sejumlah lagu justru dihilangkan. Hal serupa juga mereka lakuin ketika membawakan American Idiot nih.
Jadi beberapa tahun terakhir, Billy dan personel lainnya kerap mengubah lirik saat konser menjadi kritik langsung terhadap agenda politik tertentu. Namun kali ini, setelah chorus pertama, mereka beralih ke bagian instrumental dan solo gitar, menghilangkan bait tersebut sepenuhnya.
Yup, sebelum momen ini, pendukung Donald Trump memang lumayan ketar-ketir karena khawatir Green Day bakal menyindir pemerintahan Presiden Amerika yang sedang menjabat ini, nih.
Seperti yang mereka lakukan belum lama ini. Green Day kedapatan manggung sambil meneriaki kalimat kasar tentang Donald Trump.
Momen itu ketika band punk legendaris tersebut membawakan lagu American Idiot. Videonya langsung viral, guys.
"F*cking Donald Trump!" teriak Billy Joe Armstrong sambil mengacungkan jari tengahnya.
Tindakan Billie Joe Armstrong yang sering meneriakkan kritik di atas panggung disebut-sebut sebagai alasan utama penolakan dan kecaman dari kubu Trump, membuat isu ini semakin hangat di media sosial.
Tapi di Super Bowl kemarin Green Day tampak melunak banget nih guys. Billy Joe Armstrong tidak terbuka melontarkan kritik keras terhadap aparat imigrasi dan gak menyanyikan semua lirik politis di Super Bowl.
Bisa dibilang, Green Day mengikuti flow yang ada ketika manggung di Super Bowl. Mereka seakan menahan diri dan gak kayak biasanya.
Seperti yang kamu tahu, American Idiot menjadi luapan kemarahan terhadap situasi politik Amerika era George W. Bush dan mengukuhkan Green Day sebagai salah satu suara politik terkuat di musik populer.
Sepanjang waktu bahkan sampai dua hari sebelum manggung di Super Bowl, sikap kritis band ini gak pernah berubah cuy. Mereka kerap mengkritik pemerintahan Trump dalam tur terbaru.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
