Kembalinya Angel Pieter dalam Rindu
Kembalinya Angel Pieter ditandai dengan perilisan lagunya bertajuk Rindu. Lagu ini memaknai kerinduan bukan sebagai sesuatu yang harus diselesaikan, melainkan diakui dengan tenang.
Tentang kehangatan sederhana yang pernah ada, lalu berubah oleh jarak dan keadaan, menyisakan memori yang pelan-pelan dipahami.
"Rindu buat aku adalah lagu tentang keberanian untuk mengakui rasa, tanpa harus memaksa hasil akhirnya. Kadang kita tidak butuh jawaban, kita hanya ingin jujur pada perasaan sendiri. Terkadang rindu tidak selalu meminta penyelesaian; bisa saja rindu hanya ingin diakui, lalu diletakkan dengan lembut di tempat yang aman dalam diri kita, sehingga lagu ini bisa dihayati siapa saja dengan makna rindu versinya masing-masing" ujar Angel Pieters, dalam keterangan pers, Kamis (29/1/2026).
Single Rindu ditulis oleh Clara Riva bersama Angel Pieters dan bercerita tentang hubungan yang pernah terasa seperti pegangan, hadirnya seseorang yang membuat hari-hari biasa jadi terasa lebih ringan.
Namun seiring waktu, jarak dan keadaan bekerja seperti ombak, tidak merusak dalam sekali hantam, tetapi menggeser perlahan sampai dua orang berdiri di garis yang berbeda.
Dalam proses produksinya, Rindu digarap dengan pendekatan musikal supaya yang paling terdengar adalah rasa.
Trinanda Imawan Wibisono mengisi permainan piano yang menjadi fondasi emosi lagu. Nada-nada yang seperti langkah pelan, memberi ruang napas di antara lirik dan melodi. Sementara itu Pefiri hadir lewat drums dan programming yang tidak agresif, menjaga denyut lagu tetap hidup namun tidak memaksa, seperti detak yang stabil saat kita menenangkan diri.
Kemudian, Fame's Project membawa lapisan orkestra yang lembut, bukan untuk membuatnya megah, tetapi untuk menambah tekstur emosional, seperti cahaya sore yang jatuh perlahan di kamar yang sunyi. Lalu, lagu ini dirilis di bawah naungan Nocturne Record.
Sebagai penyanyi dengan perjalanan karier panjang, Angel Pieters dikenal sebagai vokalis yang mampu menyampaikan emosi dengan kedalaman interpretasi, bukan hanya lewat teknik, tetapi lewat cara ia menghidupkan cerita. Melalui Rindu, Angel kembali menegaskan posisinya sebagai penyanyi pop dewasa yang memilih ketulusan sebagai pusat karyanya.
(pig/wes)











































