Dewi Gita Hampir Berhenti Nyanyi, Armand Maulana Menguatkan
Momen itu terjadi pada 2009. Saat itu, istri Armand Maulana ini merasa karier musiknya jalan di tempat.
Ia merasa tidak lagi memiliki identitas yang kuat di industri musik setelah kesuksesan lagu Penari pada 1994. Perasaan insecure mulai menghantui pikirannya setiap hari.
"Persaingan kan berat ya di entertainment itu gitu kan. Dan saya merasa saya hanya punya satu hits lagu Penari aja gitu di tahun 90-an dulu yang meledak. Walaupun saya setiap tahun keluarin album, tapi kok kayaknya gak berhasil-berhasil," kata Dewi Gita saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).
Oleh karena itu, Dewi Gita sempat terpikir untuk kembali menjadi seorang penari. Ia bahkan sudah mantap ingin melupakan karier bernyanyinya yang sudah dibangun selama puluhan tahun.
"Sempat di tahun 2009, saya mau gantung mic. Ya udah deh gitu kan, kayaknya dunia aku gak di situ," tuturnya.
Keputusan tersebut ditentang keras Armand Maulana yang mengingatkan suara yang dimiliki Dewi Gita bukan sekadar alat untuk mencari popularitas, melainkan amanah dari Sang Pencipta.
Tak lama setelah diskusi tersebut, takdir berkata lain. Tawaran tak terduga datang dari program Opera Van Java (OVJ). Dewi Gita diminta untuk menjadi sinden menggantikan Rina Nose yang saat itu harus fokus menyelesaikan skripsi.
"Tiap hari syuting, akhirnya tiap hari nyanyi, malah dapat predikat Sinden" jelasnya.
