Pro-Kontra soal Vokalis Nidji Sempat Bikin Ubay Down
Perpecahan itu tentu sempat bikin Muhammad Yusuf Nur Ubay atau Ubay, bingung nih. Maklum bingung, soalnya kehadirannya jadi pro dan kontra.
Ubay paham betul bahwa penolakan dari penggemar Nidji tak terhindarkan, terutama karena band tersebut telah memiliki legacy selama dua dekade.
"Dulu sering sih, sering banget kalau lihat komentar di YouTube, Instagram, atau sekarang di TikTok. Selama setahun-dua tahun tuh kayak, ini bener gak ya gue di sini, gue ini blend in gak sih sama anak-anak," ujar Ubay dalam perayaan Anniversary 1 tahun album Nidji, Manifestasi di Halte Transjakarta Tosari, Jakarta Pusat, jelang akhir pekan ini.
Ubay bilang, sejak resmi bergabung dengan Nidji, ia sadar banget bahwa proses penyesuaian tidak bisa terjadi secara instan.
Komentar-komentar jahat sempat bikin Ubay geram. Namun seiring waktu, Ubay mencoba memahami bahwa setiap orang bisa saja melontarkan komentar karena sedang berada dalam kondisi yang tidak baik.
"Akhirnya gue coba mengerti, mungkin orang-orang itu lagi capek, lagi ada masalah. Jadi gue memilih buat nerima aja," ungkapnya.
Kini, Ubay memilih untuk lebih fokus berkarya bersama Nidji dan tidak lagi menghabiskan energi memikirkan komentar negatif.
Ia merasa posisinya di Nidji adalah jalan yang diberikan Tuhan untuk terus bermusik dalam jangka panjang. Itu bahkan hasil dari manifestasi dirinya selama ini.
"Gue pengennya bukan cuma setahun-dua tahun. Sekarang kita udah jalan enam tahun, gue pengennya 10 tahun ke depan sampai akhir hayat masih bermusik," ucapnya.
(pig/aay)











































