Fabio Asher Kolaborasi dengan Tohpati, Hidupkan Lagi Lagu Legendaris
Kolaborasi ini bermula dari sebuah panggilan tak terduga. Fabio dihubungi oleh tim Wecord Evermore Indonesia yang mengabarkan bahwa Tohpati tengah menyiapkan proyek remake lagu-lagu hitsnya. Kesempatan tersebut langsung disambut Fabio tanpa banyak pertimbangan.
"Awalnya Mas Perry dan Mas Iman dari WECORD contact saya dan menginfokan kalau Mas Tohpati sedang ada project remake beberapa lagu-lagu hitsnya. Tanpa pikir panjang, saya langsung iyakan kesempatan emas untuk bekerja dengan salah satu maestro musik Indonesia ini," ujar Fabio Asher.
Dalam versi terbarunya, Fabio mencoba memberi sentuhan personal lewat gaya vokalnya sendiri. Ia menghadirkan nuansa yang lebih ballad, namun tetap menjaga rasa familiar agar lagu tersebut masih terasa dekat di telinga pendengar lama.
"Di versi remake ini, saya coba membawakannya dengan gaya vokal saya yang mungkin sedikit lebih ballad dibanding dengan Teh Reza dan juga ditambah sentuhan produksi yang lebih modern dari Mas Tohpati, jadi rasanya lagunya ini tetap familiar, tapi dengan pengalaman mendengar yang lebih fresh," jelasnya.
Dari sisi aransemen, Fabio merasakan perbedaan yang cukup signifikan. Versi terbaru ini terdengar lebih megah dan kekinian, terlebih dengan kehadiran Budapest Orchestra yang memperluas nuansa emosional lagu tersebut.
"Menurutku, aransemen versi terbaru ini terasa lebih megah dan modern, apalagi dengan adanya iringan Budapest Orchestra. Tapi memang Mas Tohpati juga sepertinya tidak mengubah struktur besar lagunya, supaya orang tetap bisa nostalgia dengan lagu ini," ungkap Fabio.
Menggarap ulang lagu legendaris tentu bukan perkara mudah. Fabio menyadari betul bahwa lagu ini sudah memiliki tempat spesial di hati banyak pendengar. Karena itu, ia merasa harus ekstra hati-hati agar esensi lagu tetap terjaga.
"Tantangannya adalah bagaimana agar tetap bisa menjaga roh dari versi orisinal lagu ini, karena itu yang membuat lagu ini dicintai banyak orang. Lagu ini sudah punya tempat spesial di hati banyak orang, jadi harus sangat hati-hati agar pada saat menyanyikannya tidak menghilangkan esensinya," katanya.
Lewat proyek remake ini, Fabio Asher menyimpan harapan besar. Ia ingin lagu tersebut tak hanya membangkitkan nostalgia, tetapi juga bisa dikenalkan ke generasi pendengar yang lebih muda.
"Harapan saya, single remake ini bisa menjadi jembatan antara generasi. Semoga pendengar lama tetap bisa merasakan nostalgia dan emosi yang sama, sementara pendengar baru bisa mengenal dan jatuh cinta pada lagunya. Yang paling penting, semoga lagu ini kembali hidup dan punya makna baru bagi siapa pun yang mendengarkannya," tutup Fabio Asher.
(dar/dar)











































