Justin Bieber Lelah Jadi Komoditas: Aku Bukan Produk!
Lewat serangkaian unggahan emosional di Instagram, penyanyi berusia 31 tahun itu melontarkan kritik tajam terhadap sistem industri yang kerap menempatkan musisi sebagai komoditas semata. Bieber membagikan potongan ayat Alkitab, disertai refleksi personal tentang perjalanan hidup dan kariernya sejak usia belia.
Dalam unggahannya, Justin Bieber menegaskan tak lagi ingin dilihat hanya sebagai produk yang harus terus memenuhi ekspektasi pasar.
"Aku tidak berbicara sebagai korban yang masih terluka, aku berbicara sebagai seseorang yang telah dipulihkan," tulis Justin Bieber mengutip keterangan unggahannya pada Selasa (30/12/2025).
Ia menegaskan apa yang disampaikan bukanlah bentuk dendam, melainkan proses penebusan diri setelah melalui perjalanan panjang penyembuhan mental dan spiritual.
"Aku bukan sebuah produk. Aku bukan apa yang diminta oleh industri. Aku adalah seorang putra," tambahnya.
Bieber juga mengungkap proses penyembuhan yang ia jalani membuatnya belajar memaafkan. Namun, memaafkan baginya bukan berarti menutup mata terhadap ketidakadilan yang pernah dialami. Ia justru melihatnya sebagai cara agar luka lama tidak terus mengendalikan hidupnya.
Meski kritiknya terdengar keras, Justin Bieber menegaskan tak berniat menghancurkan industri musik yang telah membesarkannya. Ia justru berharap ada perubahan nyata ke arah yang lebih manusiawi.
"Aku ingin melihatnya diperbarui, lebih aman, lebih jujur, lebih manusiawi," katanya.
Keresahan ini bukan hal baru bagi Bieber. Pada Juni lalu, ia sempat terbuka soal perjuangannya mengendalikan amarah. Bahkan sebelumnya, pelantun Sorry itu mengaku pernah membenci dirinya sendiri karena merasa hidup tanpa keautentikan, hanya demi menyenangkan orang lain.
(dar/pus)











































