Studio Avatar Lirik Studio Animasi Taiwan
Kolaborasi ini merupakan bagian dari kesepakatan bersama Taiwan Creative Content Agency (TAICCA) untuk menjadikan Taiwan sebagai pusat (hub) teknologi kecerdasan buatan (AI) bagi industri konten di Asia.
Baca juga: Gokil! Keanu Reeves Balik Jadi John Wick |
Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani oleh CEO Weta FX Daniel Seah dan Ketua TAICCA Sue Wang pada ajang Taiwan Creative Content Fest (TCCF) di Taipei, dengan disaksikan langsung oleh Menteri Kebudayaan Taiwan, Li Yuan.
Daniel Seah menjelaskan kemitraan ini berfokus pada tiga pilar utama. Pertama tentunya kemitraan strategis setelah masa penjajakan selama enam bulan.
Kedua soal investasi pada proyek film dan TV Taiwan dan memanfaatkan jaringan global Weta FX untuk membawa karya lokal ke panggung internasional dan terakhir pengembangan talenta kreatif yakni program pertukaran dan magang bagi para kreator muda Taiwan ke Weta FX di Selandia Baru, yang membuka peluang bagi mereka untuk bekerja secara profesional di sana.
"Di jalur AI, tidak ada pihak yang benar-benar jauh di depan. Kita semua harus menjelajahi dunia AI berteknologi ini bersama-sama. Itulah mengapa, saat berinvestasi di Taiwan, kami juga berinvestasi pada teknologinya," ujar Daniel Seah.
Seah, yang telah memimpin perusahaan VFX selama hampir 16 tahun termasuk 14 tahun di Digital Domain milik James Cameron sebelum bergabung dengan Weta FX, menyebutkan bahwa karyawan Weta FX mencakup sekitar 2% dari total populasi Kota Wellington, Selandia Baru.
Kemitraan ini diharapkan mampu mendorong Taiwan menjadi basis produksi global yang serupa, bahkan lebih besar.
Menteri Kebudayaan Taiwan, Li Yuan, menyambut hangat kesepakatan ini dan menegaskan bahwa teknologi AI serta konten budaya akan menjadi prioritas kementeriannya dalam empat tahun ke depan.
Acara penandatanganan tersebut turut dihadiri oleh Presiden TAICCA Erica Wang, CTO Weta FX Kimball Thurston, VFX Supervisor Sheldon Stopsack, serta Head of R&D Andrew Moffat.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
