Seorang perempuan memasuki rumah sepasang suami istri dan akhirnya ia menguak sebuah misteri yang gelap. Kalau kamu merasa bahwa premis cerita ini terasa familiar, kamu tidak sendirian.
Verity, film terbaru Michael Showalter yang dibintangi Anne Hathaway dan Dakota Johnson, mengingatkan saya dengan salah satu kejutan awal tahun, The Housemaid. Pertanyaannya adalah apakah Verity senakal The Housemaid?
Dakota Johnson berperan sebagai Lowen Ashleigh, seorang novelis yang mungkin bisa disebut sebagai penulis misteri yang berbakat tapi jauh dikatakan sukses. Buku-bukunya tidak begitu dikenal dan ketika ia membaca bukunya di toko buku, orang lebih memilih untuk mengangkat telpon daripada fokus dengan apa yang Lowen lakukan di depan toko.
Hari itu Lowen mendapatkan kesempatan untuk mencium kesuksesan.
Verity Crawford (Anne Hathaway), seorang penulis mega best-seller, membutuhkan ghost writer karena ia saat ini sedang sakit. Lebih tepatnya, Verity terlibat sebuah kecelakaan yang membuatnya katatonik dan penerbitnya membutuhkan orang untuk merilis novel serinya yang sudah ditunggu jutaan pembaca.
Lowen tidak memiliki alasan untuk menolak kesempatan ini. Terlebih lagi setelah bertemu dengan suami Verity, Jeremy (Josh Hartnett), yang begitu aduhai. Maka Lowen membawa dirinya ke rumah Jeremy dan Verity di Vermont untuk menjadi ghost writer si penulis kondang tersebut.
Tentu saja sebagai sebuah film misteri, film ini mulai memberikan sebuah kejanggalan untuk karakter utamanya. Selain kenyataan bahwa Verity katatonik dan putrinya meninggal dunia tenggelam di danau, Lowen menemukan sebuah flashdisk tersembunyi yang berisi sebuah naskah rahasia.
Apakah bisa disebut naskah kalau ceritanya sesuai dengan kehidupan Verity dengan suaminya? Dan apakah Lowen bisa diam saja ketika menemukan bahwa si penulis ternyata tidak sewaras yang ia pikirkan?
Verity adalah salah satu gebrakan yang menarik dari Coleen Hoover, penulis bukunya. Tiga film Hoover sebelumnya-It Ends With Us, Regretting You dan Reminders of Him-semuanya berbumbu cinta dan tragedi. Baru di Verity ini Hoover bermain-main dengan thriller.
Nick Antosca yang menulis skrip film ini lumayan bersenang-senang mempermainkan persepsi penonton. Berbeda dengan The Housemaid yang agak lebih jelas dalam menggambarkan siapa penjahat sebenarnya, Verity bahkan sampai di akhirnya tetap membiarkan penontonnya untuk menerka-nerka apa yang sebenarnya terjadi.
Mana sebenarnya pengakuan Verity yang jujur? Baik Antosca maupun sutradara Michael Showalter menolak memberikan jawaban yang pasti.
Meskipun film ini dan The Housemaid memiliki premis yang mirip-dan kenyataan bahwa keduanya diadaptasi dari novel yang sangat populer-rasa yang ditawarkan kedua film tersebut sangat berbeda.
Kalau The Housemaid sadar bahwa ia adalah sebuah tontonan ringan, Verity membungkus dirinya dalam bentuk yang agak lebih ekstravaganza. Film ini menganggap dirinya sangat serius. Hampir tidak ada humor di dalamnya.
Showalter membungkus visual film ini dengan begitu banyak kontras antara kegelapan dan terang benderang. Keseriusan ini sangat berbanding terbalik dengan skripnya yang serba bisa diprediksi. Bahkan kalau kamu tidak pernah membaca bukunya, kamu bisa agak bisa menebak apa yang akan terjadi di adegan berikutnya.
Untungnya Verity memiliki tiga aktor brilian yang tahu apa yang harus mereka lakukan. Menggunakan Anne Hathaway sebagai Verity adalah keputusan jenius karena image baik-baiknya akan membuat penonton langsung ragu apakah apa yang Verity lakukan sepanjang flashback kenyataan atau rekaan.
Dakota Johnson seperti biasa selalu bisa diandalkan untuk menjadi karakter kosong yang terpaksa harus menghadapi mimpi buruk yang tidak bisa ia bayangkan. Reaksinya terhadap apa pun yang Lowen temukan sepanjang film membuat film ini terasa menggigit.
Dan Josh Hartnett tampil sempurna untuk membuatmu bertanya-tanya apakah ia seorang suami yang baik atau jahat. Di satu sisi, ia seorang ayah dan suami yang sempurna. Di sisi lain, ia memutuskan untuk selingkuh dengan Lowen.
Tiga aktor ini-lah yang akhirnya menyelamatkan Verity dari jurang keterpurukan. Di tangan aktor yang salah, Verity akan menjadi melodrama yang melelahkan. Tapi di tangan Hathaway, Johnson dan Hartnett, kisah misteri ini ternyata menjadi sebuah godaan yang tidak bisa dilewatkan.
Simak Video "Video: Isi Pujian Cinta Laura yang Berhasil Luluhkan Hati Anne Hathaway"
(ass/ass)