8 Aktor Hollywood yang Pernah Berbohong Demi Dapat Peran

Asep Syaifullah
|
detikPop
Jameela Jamil dalam The Good Place
Foto: Dok. Ist
Jakarta - Persaingan ketat di industri perfilman Hollywood sering kali menuntut para aktor untuk melakukan hal-hal nekat demi menarik perhatian pengarah audisi.

Mulai dari memalsukan usia, mengarang pengalaman kerja, hingga memalsukan keahlian fisik, berikut adalah kisah lengkap 8 aktor terkenal yang pernah melontarkan kebohongan demi mengamankan peran besar dalam karier mereka:

1. Idris Elba (The Wire)

Idris Elba dalam film The WireIdris Elba dalam film The Wire Foto: Dok. Ist

Aktor asal London Timur ini memiliki kemampuan menirukan aksen Amerika Serikat yang sangat meyakinkan, sebuah keahlian yang sangat berguna saat ia mengikuti audisi untuk serial yang melambungkan namanya di pasar internasional, The Wire.

Ketika audisi dibuka, kreator drama kriminal yang berlatar di Baltimore tersebut secara spesifik mencari aktor lokal Amerika. Pengarah audisi, Alexa Fogel, menyarankan Elba untuk menyembunyikan identitas kewarganegaraan Inggrisnya agar tidak langsung tereliminasi.

Elba yang pernah menetap di New Jersey dan Brooklyn memanfaatkan pengalamannya untuk mengasah aksen Amerika. Kebohongannya berjalan mulus hingga audisi kelima, ketika produser David Simon mendadak menanyakan dari mana ia berasal.

Terdesak situasi, Elba akhirnya memilih jujur dan mengaku bahwa ia berasal dari London Timur. Pengakuan tersebut mengejutkan seluruh ruangan karena para produser sebelumnya sempat bertaruh dan menebak Elba berasal dari Jamaika atau Haiti.

Terkesan dengan bakat dan kejujurannya, produser langsung menawarkannya peran utama sebagai Stringer Bell.

2. Laurence Fishburne (Apocalypse Now)

Laurence Fishburne dalam film Apocalypse NowLaurence Fishburne dalam film Apocalypse Now Foto: Dok. Ist

Sebelum dikenal luas lewat perannya sebagai Morpheus di waralaba The Matrix, Laurence Fishburne adalah seorang remaja berusia 14 tahun yang mencoba peruntungan di film mahakarya Francis Ford Coppola, Apocalypse Now (1979).

Demi meningkatkan peluangnya untuk lolos seleksi, Fishburne nekat memalsukan usianya dengan mengaku berusia 16 tahun saat audisi.

Kebohongan tersebut berhasil meloloskannya, tetapi perbedaan usia dan tingkat kedewasaan menjadi kendala besar di lokasi syuting.

Saat harus melakoni adegan emosional yang membahas topik romansa dan hubungan dewasa, Fishburne yang belum memiliki pengalaman hidup di usia muda mengalami kesulitan luar biasa.

Coppola harus mengulang adegan tersebut hingga lebih dari 40 kali. Kendati adegan tersebut sempat dipotong pada versi rilis bioskop tahun 1979, adegan itu akhirnya dimasukkan kembali dalam versi Apocalypse Now Redux (2001).

3. Jameela Jamil (The Good Place)

Jameela Jamil dalam The Good PlaceJameela Jamil dalam The Good Place Foto: Dok. Ist

Jameela Jamil memerankan karakter Tahani Al-Jamil yang flamboyan dalam serial komedi populer The Good Place, meskipun sama sekali tidak memiliki latar belakang berakting ketika mendapatkan peran tersebut.

Awalnya, ia pindah dari Inggris ke Los Angeles hanya untuk mengejar karier sebagai penulis komedi. Namun, atas dorongan agensinya, ia mencoba keberuntungan mengikuti audisi serial baru garapan Mike Schur.

Dalam audisi singkat berdurasi satu menit, Jamil ditanya mengenai riwayat aktingnya. Agar tidak mempermalukan agensinya, ia berbohong dengan mengklaim bahwa dirinya adalah aktris teater berpengalaman di Inggris.

Saat lolos ke tahap audisi berikutnya dan diminta melakukan komedi improvisasi bersama Mike Schur, Jamil kembali berpura-pura mahir berimprovisasi padahal ia tidak pernah melakukannya sama sekali.

Kenekatannya membuahkan hasil manis, dan peran tersebut berhasil menjadi batu loncatan utama dalam karier aktingnya.

4. Mila Kunis (That '70s Show)

Cuplikan adegan di That '70s Show.Cuplikan adegan di That '70s Show. Foto: Dok. Ist

Saat mengikuti proses seleksi peran Jackie Burkhart untuk serial That '70s Show, produser dan pengarah audisi menetapkan aturan tegas bahwa seluruh calon pemeran harus berusia minimal 18 tahun.

Mila Kunis yang saat itu baru berusia 14 tahun pantang menyerah dan memilih memanipulasi jawabannya saat ditanya mengenai usia. Ia menjawab bahwa dirinya "akan berusia 18 tahun", tanpa memperjelas kapan momen tersebut akan terjadi.

Kebohongannya baru terungkap saat proses penandatanganan dokumen resmi, di mana terdapat lampiran wajib bagi anak di bawah umur yang memerlukan guru pendamping di lokasi syuting.

Pihak produser sempat terkejut ketika menyadari usia aslinya, namun kualitas akting dan pesona yang ditunjukkan Kunis selama proses audisi membuat mereka memutuskan untuk tetap mempertahankannya.

Kunis kemudian menyebut bahwa bergaul dengan jajaran pemeran yang lebih dewasa di lokasi syuting memberinya pengaruh positif dalam menjaga profesionalisme kariernya.

5. Jason Momoa (Baywatch Hawaii)

Jason Momoa di BaywatchJason Momoa di Baywatch Foto: Instagram

Perjalanan Jason Momoa menuju jajaran aktor papan atas Hollywood yang diawali dari perannya di Baywatch Hawaii dibangun di atas kebohongan resume yang cukup besar.

Saat mengikuti audisi terbuka yang dihadiri ratusan calon aktor, Momoa tidak memiliki riwayat akting maupun modeling profesional. Saat ditanya oleh tim penyeleksi, ia secara spontan mengaku pernah bekerja sebagai model untuk merek fashion ternama seperti Gucci dan Louis Vuitton.

Tak berhenti di situ, Momoa bersama tim manajemennya kemudian menambahkan penghargaan fiktif ke dalam resume resminya dengan mengklaim bahwa ia telah dinobatkan sebagai "Hawaii's Model of the Year 1999".

Rekaan gelar tersebut terus dipertahankan di dalam daftar riwayat hidupnya selama bertahun-tahun untuk membangun kredibilitas di awal karier aktingnya, hingga akhirnya ia membeberkan fakta sebenarnya kepada publik bertahun-tahun kemudian.

6. Anne Hathaway (Brokeback Mountain)

Anne Hathaway dalam film Brokeback Mountain.Anne Hathaway dalam film Brokeback Mountain. Foto: Dok. Ist

Saat mengikuti audisi untuk peran Lureen Newsome Twist dalam drama sejarah Brokeback Mountain, sutradara Ang Lee memberikan pertanyaan krusial mengenai apakah Anne Hathaway memiliki kemampuan menunggang kuda.

Mengingat adegan dalam film membutuhkan interaksi intens dengan kuda, Hathaway tanpa ragu menjawab bahwa ia adalah seorang penunggang kuda yang sangat mahir.

Begitu berhasil mengamankan peran tersebut, Hathaway menyadari bahwa ia harus mempertanggungjawabkan ucapannya. Demi mencegah dirinya dipecat sebelum produksi dimulai, ia segera mendaftar kursus intensif menunggang kuda selama dua minggu penuh.

Selama latihan maraton tersebut, ia belajar mengendalikan kuda dari dasar hingga akhirnya mampu berakting secara meyakinkan di depan kamera tanpa ketahuan oleh sang sutradara.

7. Eddie Redmayne (Elizabeth I)

Eddie Redmayne di film Elizabeth IEddie Redmayne di film Elizabeth I Foto: Dok. Ist

Aktor peraih penghargaan Oscar, Eddie Redmayne, pernah mengalami kejadian menegangkan di lokasi syuting akibat kebohongan yang ia buat saat audisi miniseri Elizabeth I.

Demi mendapatkan peran, Redmayne meyakinkan sutradara Tom Hooper bahwa ia berpengalaman dalam menunggang kuda.
Namun, ketika hari syuting tiba dan ia diwajibkan memacu kuda dalam kecepatan tinggi di depan jajaran pemeran utama dan kru,

Redmayne kehilangan kendali sepenuhnya atas kuda tersebut. Kuda yang ditungganginya berlari liar dan hampir membahayakan keselamatan orang-orang di sekitar lokasi set.

Sutradara Tom Hooper yang marah besar langsung mengambil pengeras suara dan meneriakan,'Dasar kau tukang bohong!'.

Sebagai hukumannya, Redmayne segera dikirim ke fasilitas pelatihan khusus menunggang kuda sebelum diizinkan melanjutkan proses syuting.

8. ChloΓ« Grace Moretz (Hugo)

Cuplikan adegan Chloe Grace Moretz dan Asa Butterfield di Hugo (2011).Cuplikan adegan Chloe Grace Moretz dan Asa Butterfield di Hugo (2011). Foto: Dok. Ist

Sutradara legendaris Martin Scorsese memiliki kriteria yang sangat spesifik saat mencari pemeran utama wanita untuk film Hugo (2011), yaitu harus merupakan aktris berkewarganegaraan Inggris asli.

ChloΓ« Grace Moretz, yang lahir dan dibesarkan di Amerika Serikat, sangat menginginkan peran tersebut dan memutuskan untuk melatih aksen Inggrisnya secara mandiri sebelum melangkah ke ruang audisi.

Selama proses seleksi berlangsung, Moretz berbicara menggunakan aksen Inggris yang kental dan mengarang cerita latar belakang mengenai keluarganya di Inggris untuk meyakinkan Scorsese.

Penampilannya sangat meyakinkan hingga ia berhasil mendapatkan peran Isabelle. Scorsese baru menyadari bahwa Moretz adalah warga negara Amerika Serikat beberapa minggu kemudian saat proses produksi telah berjalan, ketika ia tidak sengaja mendengar Moretz berbicara dengan aksen aslinya saat berbincang dengan staf produksi.

(ass/pus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO