Round Up
Digger Dipuji Guillermo del Toro, Tapi Loyo di Box Office
Film terbaru Tom Cruise, Digger, resmi tayang di bioskop tapi belum bisa benar-benar mencuri perhatian pencinta film buat menyaksikannya di layar lebar. Pekan pertama film ini terbilang loyo di box office.
Dilansir dari berbagai sumber, menurut estimasi awal pendapatan Digger dari penayangan di Amerika Utara pada pekan pertama hanya sekitar USD 8 juta saja. Angka ini jauh di bawah ekspektasi Warner Bros. yang menargetkan antara USD 12 hingga USD 15 juta.
Di pasar internasional hasilnya gak lebih baik. Arahan sutradara Alejandro G. IΓ±Γ‘rritu itu hanya mengumpulkan USD 12 juta dari 73 pasar di seluruh seluruh dunia.
Pendapatan pekan pertama Digger jadi perhatian sebab ini jadi pencapaian terburuk Tom Cruise sejak Lions for Lambs (2007). Bahkan Digger kalah jauh dari Verity yang debut dengan USD 32 juta.
Pakar industri menilai Digger akan sulit mengembalikan ongkos produksi mereka yang diperkirakan mencapai USD 160 hingga USD 180 juta. Angka tersebut saja sudah membengkak jauh dari rencana awal di USD 125 juta.
Pembengkakan terjadi karena beberapa alasan. Termasuk salah satunya produksi yang molor.
Tom Cruise di Digger (2026) Foto: Dok. Warner Bros. |
Digger butuh sekitar USD 350 juta secara global untuk bisa balik modal. Tapi kalau gagal, kerugiannya bisa berpotensi jadi salah satu film gagal terbesar tahun 2026.
Meski begitu, Digger mendapat pujian dari sutradara Guillermo del Toro. Lewat akun X dia menyebut film ini sebagai sebuah karya yang berani, tegas, dan kompleks secara sinematik.
Pujian ini datang setelah dia membaca sebuah ulasan dari salah satu media yang mengkritik keras Digger. Menurut Del Toro, Digger memiliki skala, ambisi, dan kekuatan visual yang layak dinikmati di layar lebar.
"Suka atau tidak. Dan ya, saya suka. Film ini berhasil dalam skala, ambisi, dan jangkauan di layar bioskop. Berani, tegas, dan kompleks secara sinematik. Jelas merupakan pengalaman menonton di bioskop," tulisnya.
Del Toro juga membandingkan respons negatif terhadap Digger dengan sejumlah film yang sempat mendapat kritik ketika pertama kali dirilis, tetapi kemudian memperoleh apresiasi lebih besar dari penonton.
Film yang disebut Del Toro antara lain The Big Lebowski, The King of Comedy, dan The Counselor. Sementara itu, Digger saat ini tercatat hanya mengantongi rating 51% di Rotten Tomatoes.
Kritikus film utama Variety, Owen Gleiberman, menjadi salah satu pihak yang memberikan ulasan negatif. Menurutnya, meski diposisikan sebagai komedi, film tersebut tidak benar-benar berhasil menghadirkan kelucuan.
"Saya tidak yakin 'Digger' akan berhasil, karena film ini terlalu sombong, terlalu sarat dengan hal-hal penting," tulis Gleiberman dalam ulasannya.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan

