Villain Utama Ini Harusnya Muncul di Spider-Man: Brand New Day

Asep Syaifullah
|
detikPop
Spider-Man: Brand New Day (2026)
Foto: Dok. Sony Pictures
Jakarta - Sukses besar di box office global, film Spider-Man: Brand New Day yang dibintangi Tom Holland ternyata menyimpan cerita menarik di balik layar.

Kemunculan karakter Jean Grey yang diperankan Sadie Sink sebagai lawan Spider-Man sempat mengejutkan publik, mengingat ia lebih dikenal sebagai pahlawan dari X-Men.

Dalam wawancara di podcast The Bulwark Goes Hollywood, duo penulis skenario Chris McKenna dan Erik Sommers membeberkan bahwa Jean Grey bukanlah pilihan pertama mereka.

Proses pencarian musuh utama untuk Peter Parker ini diwarnai bentrokan ide, batasan lisensi, hingga persinggungan dengan proyek film Marvel dan Sony lainnya.

Masalah pencarian villain ini sebenarnya sudah terjadi sejak mereka menggarap film Spider-Man: No Way Home.

Kala itu, McKenna dan Sommers sempat merancang cerita dengan menjadikan The Spot sebagai musuh utama.

Sayangnya, rencana tersebut batal setelah mereka tahu karakter itu sudah dikunci untuk film animasi Spider-Man: Across the Spider-Verse.

Cuplikan adegan Kraven the Hunter.Cuplikan adegan Kraven the Hunter. Foto: Dok. Sony Pictures

Niat mereka untuk memakai Kraven the Hunter pun bernasib sama. Sempat ingin membuat adegan perburuan ala jebakan Home Alone di New York, rencana ini terpaksa dikesampingkan karena Sony mendadak mengeksekusi film solo Kraven.

Saat memasuki tahap pengerjaan Brand New Day, nasib apes kembali terulang. Rencana memanfaatkan Chameleon yang jago menyamar gagal total karena sang karakter sudah dimasukkan ke dalam film solo Kraven.

Tim penulis akhirnya memutar otak dan mencoba menggunakan Shadow King, musuh telepatis X-Men yang tak memiliki wujud fisik.

Marvel Studios sempat memberikan izin penggunaan Shadow King, namun dengan syarat ketat: namanya tidak boleh disebutkan di dalam film.

Setelah menulis draf lengkap dengan konsep Spider-Man mengejar suara tanpa wujud, ide ini akhirnya dibuang karena dinilai kurang menggugah secara visual.

Titik terang baru muncul ketika Marvel memberi lampu hijau untuk memboyong Jean Grey.

Pilihan ini dianggap sempurna karena mampu menghadirkan aksi laga fisik sekaligus mempertahankan konsep pertarungan telepatis yang manipulatif.

Meski Jean Grey akhirnya resmi masuk ke dalam film, Marvel tetap memberlakukan aturan main yang ketat.

McKenna mengungkapkan bahwa kata mutant sama sekali dilarang untuk diucapkan sepanjang film, demi menjaga strategi Marvel Studios yang masih merahasiakan integrasi X-Men secara penuh ke dalam MCU.

(ass/aay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO