Makeup Prostetik Digger 6 Jam, Tom Cruise Sih Sejam Aja
Demi tampil beda dalam film terbarunya, Digger, aktor berusia 64 tahun ini rela menjalani proses rias prostetik rumit yang awalnya memakan waktu enam jam, lalu berhasil ia pangkas menjadi hanya satu jam saja.
Dalam film yang disutradarai oleh Alejandro G. IΓ±Γ‘rritu tersebut, Cruise memerankan karakter bernama Digger Rockwell-seorang taipan minyak eksentrik yang penampilannya sangat bertolak belakang dengan citra ketampanan Tom Cruise pada umumnya.
Untuk peran ini, ia harus mengenakan setelan tubuh (fat suit) serta riasan prostetik tebal di wajah dan tubuhnya.
Saat menjadi bintang tamu di pameran media dan siniar (podcast) "New Heights" bersama Travis dan Jason Kelce, Cruise menceritakan bagaimana ia memimpin tim tata rias untuk memangkas waktu persiapan yang sangat menyita waktu tersebut.
"Pertama kali kami melakukan riasan tersebut, prosesnya memakan waktu sampai enam jam," ujar Cruise.
Dengan jam kerja syuting yang mencapai 12 jam per hari plus dua jam untuk melepas prostetik di akhir hari, Cruise menilai proses enam jam di ruang rias sangat tidak efisien.
Ia pun membawa papan tulis ke ruang rias dan mulai mengukur waktu (stopwatch) untuk pemasangan setiap potongan prostetik.
Bersama tim tata rias visual efek, Cruise melakukan simulasi dan latihan berulang kali (drills) untuk mempercepat setiap langkah pemasangan.
"Saya bilang ke mereka, 'Nanti saat kita selesai latihan, kita akan buat waktunya jadi di bawah satu jam.' Apakah kita bisa sepakat untuk membuatnya lebih cepat? Jadi untuk setiap potongan prostetik yang dipasang, kami mencatat waktunya, lalu kami berlatih terus," ungkap Cruise.
Kedisiplinan tersebut membuahkan hasil luar biasa. Tim tata rias berhasil menyempurnakan teknik mereka hingga transformasi fisik Tom Cruise yang ekstrem bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 60 menit.
Meskipun waktu di ruang rias berhasil dipangkas drastis, Cruise mengaku berakting dalam balutan prostetik tebal dan fat suit tetap memberikan tantangan fisik yang sangat berat di lokasi pementasan.
"Film-film yang saya buat selalu membuat saya berpikir, bagaimana caranya agar saya bisa melakukannya dengan lebih baik? Dan adegan-adegannya membutuhkan pengambilan gambar yang panjang (long takes) serta ritme yang pas-Anda benar-benar harus paham apa yang Anda lakukan," lanjutnya.
Proyek film Digger merupakan hasil diskusi panjang antara Tom Cruise dan sutradara pemenang Oscar, Alejandro G. IΓ±Γ‘rritu, yang telah dirancang selama tujuh tahun.
Film ini mengisahkan seorang taipan minyak yang bertekad menyelamatkan dunia setelah menyadari dampak kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh industrinya sendiri.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
