Aktor pemenang Oscar, Ke Huy Quan, membagikan salah satu kenangan paling berharga dalam hidup. Hal ini dibagikan lewat memoar terbaru, "Never Say Die".
Ia mengungkapkan, momen ketika menerima cek royalti (residual check) senilai hampir $100.000 (sekitar Rp1,5 miliar) dari film Indiana Jones and the Temple of Doom (1984).
Quan baru berusia 12 tahun, ketika memerankan karakter Short Round, sahabat karib Indiana Jones (Harrison Ford). Momen datangnya uang tersebut, menjadi kenangan tak terlupakan yang terjadi sekitar dua tahun setelah ia menandatangani kontrak film tersebut dan juga mengubah kehidupan keluarganya.
Dalam bukunya, Quan mengenang kembali hari di mana ia masuk ke dapur rumahnya dan melihat kedua orang tuanya berdiri di dekat meja makan dengan raut wajah penuh kejutan dan heran.
"Ibu memegang amplop atas nama saya, dan Ayah memegang surat-surat di dalamnya," tulis Quan.
"Mereka berdua tersenyum-jenis senyuman yang lahir dari rasa terkejut dan tidak percaya yang bercampur jadi satu. Mereka menyerahkannya kepada saya. Itu adalah cek dari Lucasfilm senilai hampir $100.000, jumlah yang sama sekali tidak masuk akal bagi saya saat itu."
Sebagai anak kecil, Quan mengaku bingung bagaimana bisa uang sebanyak itu tiba-tiba datang padahal proses syuting sudah lama selesai.
Baru setelah tumbuh dewasa, Quan memahami pembagian keuntungan (profit share) atau royalti sebesar itu sangat langka, terutama bagi aktor cilik pendatang baru.
"Kala itu, hampir tidak ada aktor yang mendapatkan bagian dari keuntungan film. Bahkan hari ini, hanya bintang-bintang terbesar yang mendapatkannya. Seorang anak kecil seperti saya di film pertamanya bisa mendapatkan hal itu adalah sesuatu yang belum pernah terdengar," jelas Quan.
Ia menyadari klausa royalti tersebut, merupakan bentuk kemurahan hati dari sang sutradara Steven Spielberg dan produser George Lucas. Mengingat Temple of Doom meraih sukses besar di box office global (mengantongi lebih dari $333 juta), bagian kecil dari keuntungan itu menjadi uang yang sangat besar-jika dihitung dengan inflasi saat ini, nilainya setara lebih dari $320.000 (sekitar Rp5,7 miliar).
Bagi Quan dan keluarganya, yang merupakan imigran asal Vietnam dan pernah hidup di kamp pengungsian, cek royalti tersebut menjadi penopang finansial yang sangat krusial selama bertahun-tahun.
Uang tersebut membantu keluarganya untuk bertahan hidup dan membangun masa depan di Amerika Serikat.
Rasa terima kasih mendalam itu terus dibawanya hingga puluhan tahun kemudian. Saat menerima penghargaan Golden Globe 2023 atas perannya dalam Everything Everywhere All at Once, Ke Huy Quan secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya dari atas panggung kepada Steven Spielberg yang telah memberinya kesempatan pertama dan mengubah jalan hidupnya.
Simak Video "Video: 1.800 Seniman Hollywood Boikot Lembaga Film Israel"
(ass/wes)