Rekomendasi Film dari Steven Spielberg, Apa Aja?

Muhammad Ahsan Nurrijal
|
detikPop
Steven Spielberg di lokasi syuting Ready Player One.
Foto: Dok. Ist
Jakarta - Sutradara legendaris Steven Spielberg memberikan rekomendasi tiga film yang menurutnya wajib ditonton setidaknya sekali seumur hidup oleh setiap pencinta sinema.

Steven Spielberg memilih tiga film klasik yang ia anggap sebagai fondasi penting untuk memahami sejarah dan perkembangan industri film dunia.

"Pilihan ini bukan sekadar tugas, melainkan paspor menuju masa lalu perfilman, di mana keahlian, kerendahan hati, dan ambisi bersatu membentuk pedoman yang digunakan oleh para pembuat film saat ini," kata Steven Spielberg dalam wawancara bersama Canal+ dikutip detikcom, Selasa (16/6/2026).

1. It's a Wonderful Life (1946)

Film pertama adalah It's a Wonderful Life karya sutradara Frank Capra yang dirilis pada tahun 1946. Meskipun sempat mengalami kegagalan di box office saat pertama kali diluncurkan, film ini kini diakui sebagai mahakarya dan menjadi tontonan wajib setiap musim liburan di Amerika Serikat.

2. Goodbye, Mr. Chips (1939)

Rekomendasi kedua jatuh pada film Goodbye, Mr. Chips garapan sutradara Sam Wood. Film yang menampilkan akting pemenang Oscar dari Robert Donat ini mengisahkan perjalanan hidup seorang guru sekolah yang penuh dedikasi, serta dianggap Spielberg sebagai model drama berbasis karakter yang luar biasa.

3. Schindler's List (1993)

Terakhir, Spielberg memasukkan film arahannya sendiri, Schindler's List. Film yang melambungkan nama Liam Neeson dan Ralph Fiennes ini memenangkan kategori Film Terbaik dan Sutradara Terbaik di ajang Academy Awards, serta menjadi rujukan penting tentang bagaimana layar lebar dapat merekam sejarah kelam kemanusiaan.

Schindler's ListSchindler's List Foto: dok Schindler's List

Steven Spielberg turut menyoroti kecenderungan penonton generasi muda yang mulai kehilangan ketertarikan terhadap film-film dari era 1930-an dan 1940-an. Baginya, memahami karya sinema masa lalu adalah cara terbaik untuk mengapresiasi teknik penceritaan film modern.

"Setelah sepuluh menit menonton, kesan hitam-putih akan memudar dan cerita akan mengambil alih. Bentuk film akan surut, dan film itu sendiri mulai bernapas," tutur Steven Spielberg.

Ia meyakini kemanusiaan dalam karya Frank Capra, kedalaman karakter dari Sam Wood, hingga bobot moral dalam drama Holocaust adalah pelajaran penting bagi siapa pun yang ingin memahami dari mana teknik penceritaan modern berasal.

(ahs/ass)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO