×
Ad

Film Terburuk dari 2021 sampai 2026

Asep Syaifullah - detikPop
Jumat, 12 Jun 2026 18:00 WIB
Foto: Dok. Ist
Jakarta -

Di balik gemerlapnya industri perfilman dunia yang kerap melahirkan mahakarya ikonik, terdapat pula sisi kelam berupa proyek-proyek gagal yang justru berakhir menjadi bencana sinematik.

Penasaran film apa saja dengan kualitas paling buruk yang dirilis sejak 2021 hingga pertengahan 2026? Berikut daftarnya:

2021: 2025: The World Enslaved by a Virus

2025: The World Enslaved by a Virus Foto: Dok. Ist

Film drama religi asal Jerman ini membuka daftar sebagai bencana sinematik mutlak pada 2021.

Menyajikan premis yang sangat memaksakan diri tentang dunia pasca-pandemi, film ini dikritik habis-habisan karena kualitas aktingnya yang jauh di bawah standar, naskah yang berantakan, serta absennya nilai hiburan-bahkan sebagai film yang "sangat buruk hingga menjadi lucu" sekalipun.

Bahkan Collider menuliskan bahwa ketidaktahuan publik atas keberadaan film ini sebenarnya adalah sebuah keberuntungan.

2022: Morbius

Morbius Foto: Morbius (dok.Sony)

2022 menjadi saksi runtuhnya proyek ambisius Sony Pictures lewat film pahlawan super yang dibintangi Jared Leto ini.

Morbius mencatatkan sejarah unik di era modern, bukan karena kualitasnya, melainkan karena kegagalan totalnya yang berujung menjadi bahan olok-olok dan meme massal di internet.

Pihak studio bahkan sempat melakukan blunder fatal dengan merilis ulang film ini di bioskop karena salah mengira popularitas meme tersebut sebagai antusiasme nyata penonton, yang akhirnya justru berujung pada kerugian finansial yang lebih besar.

2023: Spy Kids: Armageddon

Spy Kids: Armageddon Foto: Dok. Ist

Upaya sutradara Robert Rodriguez untuk membangkitkan kembali waralaba ramah anak yang populer di era 2000-an ini berakhir menjadi tontonan yang malas dan mengecewakan pada 2023.

Alih-alih memicu nostalgia manis, film ini justru dihujat karena penggunaan efek visual (CGI) yang terlihat sangat murah, alur cerita yang membosankan, serta arahan yang dinilai kehilangan jiwa dan pesona dari trilogi orisinalnya.

2024: Megamind vs. the Doom Syndicate

Megamind vs The Doom Syndicate. Foto: Dok. Ist

Dirilis oleh platform streaming Peacock sebagai pembuka untuk serial animasinya, proyek ini justru memicu kemarahan besar dari para penggemar film orisinal Megamind (DreamWorks).

Film ini dinilai mengalami penurunan kualitas yang teramat drastis di segala aspek; mulai dari kualitas animasi yang tampak sangat kasar dan murah, pengisi suara pengganti yang kaku, hingga humor yang garing.

Film ini bahkan sempat memegang rekor sebagai salah satu film dengan rating terendah di dekade ini pada platform Letterboxd.

2025: War of the Worlds

War of the Worlds Foto: Prime

Film fiksi ilmiah independen yang dirilis pada 2025 ini mencoba memanfaatkan tren format screenlife-di mana seluruh cerita diceritakan melalui tampilan layar komputer atau ponsel.

Namun, eksekusinya dinilai gagal total dalam membangun ketegangan. Dengan dialog yang canggung, kualitas akting yang amatir dari para pemerannya, serta keputusan naratif yang tidak logis, adaptasi bebas ini dicap sebagai salah satu tontonan paling menyiksa sepanjang tahun.

2026: Mercy

Mercy Foto: Dok.

Menutup daftar di awal 2026, film thriller fiksi ilmiah produksi Amazon MGM Studios yang dibintangi oleh Chris Pratt ini mendapat kritik paling tajam.

Mercy dinilai hadir di waktu yang salah karena menyajikan narasi yang secara terang-terangan mendukung eksploitasi Kecerdasan Buatan (AI) di tengah sensitivitas industri kreatif saat ini.

Di luar kontroversi temanya, film ini dikritik sebagai jiplakan murah dari film klasik Minority Report garapan Steven Spielberg, namun dieksekusi tanpa kreativitas, tanpa bobot emosional, dan memiliki jalan cerita yang tidak masuk akal.



Simak Video "Video Kemkomdigi: Pelatihan AI Ready ASEAN Bidik 250 Ribu Warga Asia Tenggara"

(ass/wes)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork