30 Tahun Trainspotting: Film Murah yang Ubah Sinema Britania

Asep Syaifullah
|
detikPop
Trainspotting (1996).
Foto: Dok. Ist
Jakarta - Tiga dekade lalu, sebuah film indie berbiaya rendah tentang sekelompok pecandu heroin di Edinburgh, Skotlandia, rilis di bioskop dan mengubah budaya populer selamanya. Trainspotting (1996), yang disutradarai oleh Danny Boyle dan diadaptasi dari novel karya Irvine Welsh, kini merayakan hari jadinya yang ke-30.

Meskipun mengangkat tema yang sangat gelap dan tabu, film ini justru meledak menjadi fenomena global. Trainspotting tidak hanya meluncurkan karier Ewan McGregor ke jajaran aktor papan atas Hollywood, tetapi juga mencetak salah satu soundtrack paling ikonik dalam sejarah sinema serta mendefinisikan estetika generasi komersial era 90-an: Britpop dan Cool Britannia.

Tiga puluh tahun berlalu, dampak kultural film ini tetap tidak tergoyahkan, membuktikan bahwa energi mentah, humor gelap, dan kejujuran sinematik mampu melintasi zaman.

Kisah-Kisah Unik di Balik Layar Trainspotting

Di balik kesuksesan besarnya, proses produksi Trainspotting menyimpan banyak cerita unik, nyeleneh, dan tidak terduga yang kini menjadi bagian dari sejarah sinema:

1. Misteri Toilet Terburuk di Skotlandia

Salah satu adegan paling menjijikkan sekaligus ikonik dalam sejarah film adalah saat karakter Renton (Ewan McGregor) menyelam ke dalam sebuah toilet umum yang sangat kotor demi mengambil kembali obatnya yang terjatuh.

Trainspotting (1996).Trainspotting (1996). Foto: Dok. Ist

Fakta Unik: Toilet yang terlihat sangat menjijikkan dan penuh kotoran tersebut sebenarnya dibuat dari cokelat cair (bahkan beberapa kru menyebut aromanya sangat wangi). Kotoran yang menempel di dinding toilet dibuat dari selai cokelat dan puding yang dioleskan sedemikian rupa oleh tim artistik.

2. Ewan McGregor Hampir Saja Mengonsumsi Heroin Sungguhan

Untuk mendalami peran sebagai pecandu berat, Ewan McGregor sempat mempertimbangkan secara serius untuk mencoba menyuntikkan heroin sungguhan demi riset karakter. Ia ingin memahami langsung apa yang dirasakan oleh Renton.

Trainspotting (1996).Trainspotting (1996). Foto: Dok. Ist

Namun, setelah berdiskusi mendalam dengan para mantan pecandu yang menjadi konsultan di lokasi syuting, McGregor mengurungkan niatnya karena menyadari risiko kecanduan yang sangat berbahaya. Sebagai gantinya, ia menurunkan berat badannya secara drastis dengan diet ketat tanpa alkohol dan produk susu.

3. Syuting Kilat dan Hemat di Pabrik Rokok Terbengkalai

Meskipun berlatar di Edinburgh, sebagian besar proses syuting Trainspotting justru dilakukan di Glasgow karena keterbatasan anggaran. Karena tidak punya uang untuk menyewa studio besar, tim produksi menyulap sebuah pabrik rokok yang sudah terbengkalai menjadi studio dadakan.

Di pabrik itulah mereka membangun berbagai set ruangan yang berbeda. Berkat efisiensi sang sutradara, Danny Boyle, seluruh proses syuting film ini berhasil diselesaikan hanya dalam waktu 7 minggu (49 hari).

4. Opening Film Ikonik

Adegan pembuka di mana Renton dan Spud dikejar oleh satpam toko dengan latar belakang monolog "Choose Life" yang legendaris kini ditiru oleh banyak film lain.

Danny Boyle mengungkapkan bahwa ritme, energi, dan kecepatan adegan pembuka tersebut sepenuhnya terinspirasi dari ketukan drum lagu Lust for Life milik Iggy Pop, yang kemudian menjadi lagu tema utama film ini

(ass/aay)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO