Demi Peran Dokter di Gudang Merica, Ardhito Pramono-Arla Ailani Workshop di UGD

Muhammad Ahsan Nurrijal
|
detikPop
Peluncuran poster film Gudang Merica.
Pemain film Gudang Merica. Foto: Muhammad Ahsan Nurijjal/detikcom
Jakarta - Jajaran pemain film Gudang Merica menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempersiapkan peran mereka sebagai tenaga medis. Ardhito Pramono, Zulfa Maharani, Fatih Unru, hingga Arla Ailani mengikuti workshop intensif selama tiga hari guna mendalami prosedur medis yang akurat, termasuk simulasi penanganan pasien di Unit Gawat Darurat (UGD).

Ardhito Pramono yang memerankan karakter Razi mengungkapkan pihak produksi MVP Pictures memberikan dukungan penuh bagi para aktor untuk melakukan riset. Hal ini dilakukan agar penggambaran profesi dokter dalam film horor-komedi tersebut tidak melenceng dari realita profesional.

"Produksi sangat memfasilitasi kami untuk riset. Kami workshop tiga hari dengan dokter dan praktik langsung, termasuk simulasi penanganan pasien di UGD," kata Ardhito Pramono saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

Langkah serupa juga dirasakan oleh Zulfa Maharani yang memerankan tokoh Tanti. Ia menjelaskan selama proses pelatihan, para pemain mendapatkan pendampingan khusus dari konsultan medis profesional.

"Selama workshop kami didampingi, jadi tidak dilepas begitu saja. Ada yang membimbing saat kami belajar," tutur Zulfa Maharani.

Sementara itu, Arla Ailani yang memerankan Rindu menyebut pelatihan dimulai dari teknik-teknik paling dasar yang biasa dilakukan oleh tenaga kesehatan.

"Kami belajar dari yang paling dasar, seperti cuci tangan, sampai mencoba beberapa alat medis," terang Arla Ailani.

Senada dengan rekan-rekannya, Fatih Unru yang berperan sebagai Adit menegaskan pengawasan ketat dilakukan pada setiap adegan yang melibatkan tindakan medis.

"Kalau ada adegan dengan istilah medis atau tindakan tertentu, itu sangat diawasi. Karena ini menyangkut ilmu dan profesi yang sensitif, jadi tidak bisa asal," ujar Fatih Unru.

Film Gudang Merica sendiri menjanjikan kombinasi unik antara ketegangan horor dan bumbu komedi dengan latar belakang lingkungan rumah sakit. Proyek yang disutradarai oleh Imam Darto ini dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 21 Mei 2026.


(ahs/pus)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO