Perjuangan Jaafar Jackson: Nari Sampai Kaki Lecet
Ternyata, keberhasilannya mendapatkan peran ini bukan hanya karena faktor hubungan darah, melainkan dedikasi luar biasa dalam proses latihannya.
Meskipun Jaafar tumbuh besar di keluarga Jackson yang kental dengan musik, memerankan Michael Jackson bukanlah tugas mudah. Jaafar dikabarkan menjalani pelatihan tari dan vokal yang sangat intensif selama berbulan-bulan.
Jaafar harus menguasai gerakan-gerakan sulit seperti Moonwalk, sidewalk, hingga gerakan kaki yang sangat cepat dan presisi khas MJ.
Karena memiliki koneksi keluarga, Jaafar mampu menangkap nuansa suara dan cara bicara Michael yang lembut dengan sangat alami-sesuatu yang sulit ditiru oleh aktor luar.
"Saya tahu betapa menantangnya hal ini... untuk memerankan Michael Jackson," ujar Jackson dilansir dari ScreenRant, Senin (23/3/2026).
"Dan itu tidak mudah, benar-benar tidak mudah."
Untuk mempersiapkan peran tersebut, ia berlatih bersama Rich dan Tone Talauega, yang sebelumnya pernah menjadi koreografer untuk pamannya serta terlibat dalam MJ The Musical pada 2022.
Meskipun produser Graham King awalnya ragu untuk memilih Jackson, ia akhirnya memberikan waktu kepada bintang muda tersebut untuk berlatih dan menyempurnakan teknik menarinya.
"Saya menyukai tantangan, dan saya ingin membuktikan kepada diri sendiri, keluarga, dan para pembuat film bahwa saya bisa melakukan ini," jelas Jackson.
"Saya mulai berlatih selama berjam-jam hingga satu gerakan saja terasa pas.... Menari sampai kaki saya berdarah, atau mati rasa. Ada begitu banyak waktu di mana saya bangun dengan tubuh pegal dan berpikir, 'Haruskah saya pergi latihan? Haruskah saya istirahat saja dan membiarkan tubuh saya rileks?'. Lalu bagian lain dari pikiran saya akan berkata, 'Tidak, apa yang akan dilakukan Michael?'"
Kekuatan DNA Jackson
Sutradara Antoine Fuqua dan produser Graham King mengungkapkan bahwa saat pertama kali melihat Jaafar beraksi, mereka merasa seperti melihat Michael Jackson hidup kembali.
Ada energi spiritual yang dibawa Jaafar karena ia memahami dinamika internal keluarga Jackson yang sangat tertutup.
Koneksi keluarga ini memberikan lapisan kejujuran pada film tersebut, membuat setiap gerakan dansa dan penampilan panggungnya terasa lebih autentik daripada sekadar akting biasa.
Dengan keterlibatan keluarga Jackson dalam produksi film ini, ekspektasi publik sangat tinggi. Penggunaan Jaafar Jackson dianggap sebagai langkah cerdas untuk menjaga warisan sang raja pop tetap murni.
Jaafar tidak hanya memerankan Michael; ia menghidupkan kembali sosok pamannya lewat setiap tetes keringat di ruang latihan.
Jaafar Jackson membuktikan perannya di film Michael didapat melalui kerja keras, bukan sekadar nepotisme. Latihan menari dengan sangat disiplin dan koneksi DNA keluarga, ia siap menghadirkan reinkarnasi visual dan emosional dari Michael Jackson di layar lebar.
(ass/pus)











































