Cerita Keseruan Sheryl Jesslyn Syuting AKDK di Korea Selatan
Jadi Sze turut syuting di Korea Selatan untuk pengambilan beberapa scene di film AKDK. Dalam pengalamannya itu, Sze mengaku senang banget dan menceritakan keindangan sungai Hangang yang terkenal.
Sheryl Jesslyn pun membagikan pengalamannya selama menjalani proses pengambilan gambar di sana.
Baca juga: 9 Cast Superhero yang Awalnya Gak Dipercaya |
"Berperan di film ini seru karena menyatukan dua hal yang kelihatannya beda jauh, yaitu K-Pop dan Koplo. Waktu kita ambil gambar di sekitar Sungai Hangang, perpaduan dua budaya ini kerasa makin hidup dan beneran nyata," ujar Sheryl Jesslyn dalam keterangan pers, Kamis (12/3/2026).
Dalam film ini, Sheryl Jesslyn memerankan karakter bernama Soo Jin seorang mantan anggota girl grup.
"Karakter Soo Jin diceritakan memiliki dua kepribadian yang bertolak belakang. Di atas panggung, ia harus selalu tampil elegan dan percaya diri selayaknya seorang idola. Namun di balik layar, ia sebenarnya sosok yang sangat sensitif karena menyimpan trauma masa lalu," jelasnya.
Sheryl mengungkapkan latar belakangnya sebagai influencer dan kebiasaannya mengikuti perkembangan K-Pop sangat membantu dalam mendalami peran tersebut.
Ia mengaku paham betul bagaimana perbedaan kehidupan seorang figur publik saat berada di depan sorotan publik dan di kehidupan aslinya.
Meski begitu, Sheryl mengaku menghadapi tantangan besar saat harus berakting mengalami serangan panik atau panic attack akibat trauma yang dialami karakternya.
Karena belum pernah mengalaminya di kehidupan nyata, ia harus belajar dan mencari tahu seperti apa rasanya agar bisa menampilkan reaksi yang meyakinkan di depan kamera.
Film drama komedi berjudul Ada K-Pop dalam Koplo (AKDK) ini disutradarai oleh Arwin Tri Wardhana. Jajaran produsernya diisi oleh nama-nama yang sudah familier di industri hiburan, yaitu Mo Sidik dan Adi Nugroho, yang turut mengawal jalannya produksi film lintas budaya ini.
Film ini juga dibintangi sejumlah aktor ternama, di antaranya Ariyo Wahab, Indra Birowo, Elang El Gibran, Sheryl Jesslyn, dan Nina Tamam serta menghadirkan penampilan spesial dari Om Wawes.
Sutradara film AKDK, Arwin Tri Wardhana, menjelaskan bahwa proses syuting memang dilakukan di dua negara, yakni Indonesia dan Korea Selatan, sebagai bagian dari penguatan cerita yang mengangkat pertemuan dua budaya.
Menurut Arwin, film ini mengusung genre drama komedi yang mengangkat kisah akulturasi budaya Indonesia dan Korea Selatan dengan balutan musik koplo dan nuansa K-Pop.
"Film ini bercerita tentang seorang gadis yang berprofesi sebagai penyanyi dan tinggal di Korea Selatan. Dari situ kemudian muncul berbagai dinamika kehidupan yang mempertemukan budaya K-Pop dengan musik koplo yang sangat khas Indonesia," ujar Arwin.
Ia menambahkan, sejumlah adegan penting memang diambil langsung di Korea Selatan untuk memberikan nuansa cerita yang lebih autentik. Beberapa lokasi syuting di antaranya berada di jalanan Hongdae, tepi Sungai Hangang, serta kawasan Bandara Internasional Incheon.
Sedangkan di Indonesia, pengambilan gambar dilakukan di Dusun Tegal Senggotan, Tirtonirmolo, Kasihan Bantul dan di Taman Budaya Embung Giwangan Kota Yogyakarta.
Film Ada K-Pop dalam Koplo (AKDK) yang diproduksi Kreasinema Production House ini rencananya akan segera tayang di bioskop.
(pig/tia)











































