Round Up

Tentang Bintang Mandarin Perankan Gadis ABG Meski Usia 75 Tahun

Asep Syaifullah
|
detikPop
Liu Xiaoqing
Foto: Dok. Weibo
Jakarta - Sebagai pemain dalam dunia hiburan, pasti peran menantang akan selalu menjadi sesuatu yang bikin diri semakin semangat dalam menjalankan peran. Seperti yang dilakukan Liu Xiaoqing yang belum lama ini diketahui memerankan karakter gadis ABG, meski usianya sudah menginjak 75 tahun.

Ia dipercaya untuk tampil dalam micro-drama bertajuk Jin Xiu An Ran dan berperan sebagai gadis 20 tahun yang ditelantarkan oleh suami dan anaknya.

Dalam penampilannya ini, ia bikin heboh karena beradegan ciuman dengan lawan mainnya, Jin Jia, yang terpaut usia 45 tahun lebih muda darinya.

Hal ini ternyata menimbulkan respons dari netizen. Mereka memprotes hal tersebut.

"Emang gak ada aktris muda lainnya yang bisa mengambil peran itu?" tulis netizen.

"Aku rasa dia lebih cocok untuk peran ibunya aja," tambah lainnya.

"Tolonglah mainin peran yang lebih cocok dengan umurmu saja," pinta netizen.

Sebelumnya dalam film Ice Sniper 2 yang ditayangkan di platform video seperti iQiyi dan Tencent, Liu Xiaoqing yang saat itu berusia 68 tahun, dipercaya memerankan karakter Dan Niang, gadis remaja berusia 17 tahun.

Entah apa yang ada di benak sang sutradara dan cast director memilih sang aktris untuk berperan menjadi karakter yang usianya hampir seperempat umur aslinya di kehidupan nyata.

Meski dengan efek visual dan makeup menawan, tentunya hal tersebut sudah cukup membuat banyak orang mengernyitkan dahi.

Tak hanya itu saja sensasi yang dibuat oleh sutradara Zhao Ruiyong untuk film tersebut. Ia juga memilih aktor pemeran ayahnya dan suaminya yang berusia 20 tahun lebih muda dari Liu Xiaoqing.

Film ini kurang disukai dan mendapatkan kritik karena plot yang kacau dan tempo terlalu lambat. Ice Sniper 2 merupakan film adaptasi dari sebuah kejadian bersejarah yang kerap dijadikan drama bertajuk Suppress Bandits In Northeast.

Kisah tersebut menceritakan pasukan gerilya yang dipimpin oleh sniper bernama Yang Jianfeng yang berusaha menyingkirkan Kuomintang dan tentara Jepang setelah pertempuran sembilan bulan antara Komunis dengan Nasionalis untuk memperebutkan Siping atau yang dikenal sebagai Siping Campaign pada 1947.


(wes/mau)

TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO