Alan Cumming di BAFTA 2026: Sindiran Politik Zootopia 2
Di atas panggung dan di red carpet, aktor legendaris ini memberikan "tamparan" keras buat para penguasa sekaligus curhat jujur soal betapa stresnya jadi juri atau penonton film tahun ini.
Siapa sangka, di balik keterlibatannya dalam proyek Disney Zootopia 2, Alan Cumming menyimpan misi untuk menyentil dunia politik yang makin kacau.
Dengan nada sinis namun elegan, dia mengingatkan kita pada pepatah klasik tentang bahaya kekuasaan yang tak terkendali.
"Dan di Zootopia 2, kita bakal melihat bagaimana hal itu bekerja di dunia hewan-yang jujur saja, mirip banget sama kelakuan manusia-manusia di pemerintahan kita sekarang," ujarnya.
Dia menekankan bahwa kekuasaan absolut itu pasti bikin korup secara total. Baginya, film ini bukan sekadar hiburan anak-anak, tapi surat terbuka buat para politisi yang seringkali menggunakan ketakutan sebagai alat kontrol.
Nggak cuma bicara soal politik makro, Cumming juga sukses mengocok perut (sekaligus bikin baper) saat merekap film-film nominasi tahun ini. Menurutnya, menonton film-film awards season kali ini rasanya bukan lagi hiburan, tapi lebih kayak ujian mental.
"Nonton film-film tahun ini rasanya kayak ikutan dalam sebuah gangguan saraf berjamaah," candanya di atas panggung.
Dia pun mulai absen satu per satu film yang bikin dia stres:
* Hamnet: "Film tentang kematian anak."
* One Battle After Another: "Stresnya konstan, ayolah Leo, cepetan dikit!"
* Sinners: Dengan gaya khasnya, dia menyentil pemeran film ini. "Orang Skotlandia atau Irlandia mana pun pasti bakal bilang ke kalian: jangan pernah biarin penyanyi folk masuk ke pesta. Mereka itu vampir!"
* Marty Supreme: "Nontonnya bikin cemas banget, rasanya kayak lagi olahraga berat barengan seekor anjing yang hampir mati. Tega banget sih kalian?"
Kejutan nggak berhenti di situ. Cumming juga menyuarakan kemarahan para fans terkait film-film populer lainnya. Dia bahkan protes keras soal nasib karakter legendaris di Bridget Jones.
"Bahkan 'Bridget Jones' pun tega-mereka membunuh Colin Firth! Siapa sih yang tega ngelakuin itu?" keluhnya disambut tawa penonton.
Dia juga menyinggung film Bugonia yang dibintangi Emma Stone. "Emma Stone itu orang paling manis di dunia. Tapi nggak lagi setelah kalian nonton film itu. Kalian sudah lihat belum? Di situ dia pengen ngebunuh kita semua!"
Meski dibumbui banyak guyonan, pesan Alan Cumming tetap konsisten: Seni, baik itu animasi hewan di Zootopia 2 atau drama berat di Hamnet, adalah cara kita melihat kebusukan sekaligus keindahan dunia.
Lewat sindirannya, Cumming ingin kita sadar bahwa kekuasaan yang nggak diawasi itu berbahaya, dan film-film yang bikin "kena mental" itu sebenarnya adalah cara kita memproses stresnya dunia nyata.
(ass/tia)











































