Kenapa Kepala Upin dan Ipin Selalu Botak?

Asep Syaifullah
|
detikPop
Upin dan Ipin
Foto: Instagram @upinipinofficial
Jakarta - Siapa sih yang nggak kenal Upin dan Ipin, si kembar dari Kampung Durian Runtuh? Tapi pernah nggak sih kamu kepikiran, kenapa Upin dan Ipin itu botak licin (padahal Upin masih ada sisa sehelai rambut mirip antena)?

Ternyata, alasan di baliknya nggak sedalam itu, malah cenderung ke arah 'teknis bin efisien'.

Ini dia penjelasannya:

1. Biar Hemat dan Nggak Ribet (Masalah Budget!)

Waktu awal dibuat tahun 2007, Les' Copaque (studio yang bikin Upin & Ipin) itu masih baru banget dan modalnya terbatas. Nah, dalam dunia animasi 3D, bikin rambut itu susah banget dan mahal karena butuh proses rendering yang berat.

Biar proses produksinya lebih cepat dan hemat biaya, tim kreatif akhirnya memutuskan: "Udah, botakin aja!". Jadi, si kembar ini botak bukan karena tuntutan skenario, tapi murni demi kelangsungan cash flow studio.

2. Rambut 'Antena' Upin itu Penanda

Kenapa Upin punya rambut sehelai dan Ipin nggak ada sama sekali? Ini fungsinya simpel: biar penonton nggak pusing bedain mana yang kakak, mana yang adik. Bayangin kalau keduanya botak licin tanpa tanda, pasti kita semua sering ketukar panggil mereka.

3. Awalnya Cuma Buat Spesial Ramadan

Tahu nggak? Upin & Ipin itu awalnya cuma proyek sampingan buat nyambut bulan Ramadan supaya anak-anak belajar puasa. Sebab durasinya cuma 5 menit per episode dan dikejar tayang, pilihan bikin karakter botak adalah jalan pintas paling jenius saat itu.

4. Jadi Ikonik Karena Kebetulan

Lucunya, keterbatasan itu malah bikin mereka ikonik. Sekarang kalau ada anak kecil botak, orang pasti langsung reflek panggil "Upin" atau "Ipin". Malah saking populernya, sempat muncul teori-teori konspirasi gelap dari netizen soal kenapa mereka botak (kayak sakit keras lah, atau teori horor lainnya), padahal aslinya ya karena urusan rendering komputer tadi.

Upin dan Ipin botak bukan karena mereka punya masalah kesehatan atau ikut-ikutan tren, tapi karena tim animasinya dulu pengen kerjaan cepat kelar dan hemat biaya. Eh, nggak nyangka malah jadi karakter paling legendaris se-Asia Tenggara!


(ass/aay)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO