Henry Cavill Pukau Penggemar dalam Tampilan Perdana Reboot Highlander

Asep Syaifullah
|
detikPop
Henry Cavill
Foto: Dok. Instagram
Jakarta - Lionsgate secara resmi telah menyingkap tabir misteri dari salah satu proyek aksi paling ambisius dekade ini. Foto perdana Henry Cavill sebagai Connor MacLeod dalam reboot Highlander akhirnya dirilis, menandai dimulainya babak baru bagi waralaba fantasi legendaris yang sempat redup selama bertahun-tahun.

Di bawah arahan sutradara Chad Stahelski, sosok jenius di balik kesuksesan waralaba John Wick, tampilan perdana ini menegaskan arah baru yang lebih gelap, lebih megah, dan jauh lebih teknis dalam hal aksi pertempuran.

Dalam foto yang dibagikan Henry Cavill di akun Instagram-nya, ia tampak berdiri gagah di dalam sebuah kuil Buddha yang penuh dengan lampion dan lilin. Ia tampak mengenakan jubah bertekstur kasar dengan detail historis yang kental, ia menggenggam pedang pusaka.

"Ini merupakan perjalanan yang cukup panjang bagi saya, yang akan saya ceritakan semuanya kepada Anda ketika waktunya tepat, tetapi ini adalah momen istimewa untuk dapat berbagi ini. Saya harap Anda menikmatinya," tulisnya.

Penampilan ini jauh dari kesan berkilau ala pahlawan super; Cavill tampil dengan wajah yang mencerminkan beban emosional seseorang yang telah hidup ratusan tahun.

Chad Stahelski mengungkapkan bahwa Cavill adalah pilihan tunggalnya sejak awal.

"Henry memiliki jangkauan yang luar biasa. Dia bisa menjadi sosok bangsawan, tapi juga memiliki kekuatan fisik yang mengintimidasi. Yang terpenting, dia memiliki pemahaman mendalam tentang beban karakter yang abadi," ujar Stahelski dilansir dari Variety.

Salah satu poin paling menarik dari laporan ini adalah penggabungan gaya penyutradaraan Stahelski dengan mitologi Highlander. Jika John Wick mendefinisikan ulang genre gun-fu, maka Highlander diprediksi akan melakukan hal yang sama untuk pertempuran pedang.

Henry Cavill dilaporkan telah menjalani pelatihan fisik intensif selama lebih dari 10 bulan, mempelajari berbagai gaya seni bela diri pedang dari seluruh dunia. Stahelski menjanjikan bahwa aksi dalam film ini tidak akan mengandalkan cut (potongan gambar) yang cepat, melainkan pengambilan gambar yang panjang untuk menunjukkan keahlian asli para aktornya di lapangan.

Lionsgate tidak main-main dengan investasi mereka. Dengan biaya produksi yang diperkirakan melampaui $100 juta, reboot ini dirancang sebagai landasan pacu bagi semesta sinematik baru.

Pihak studio membocorkan bahwa film ini akan menggali lebih dalam tentang asal-usul The Gathering, pertemuan para abadi untuk memperebutkan hadiah terakhir.

"Kami tidak hanya membuat ulang film 1986. Kami memperluas dunianya. Ada sejarah yang harus diceritakan tentang para immortals lain yang belum pernah kita temui sebelumnya," tambah Stahelski.

Sejak Henry Cavill meninggalkan peran Geralt of Rivia di The Witcher, para penggemar sangat menantikan peran aksi fantasi besar berikutnya. Highlander dianggap sebagai pengganti yang sempurna.

Tekanan untuk menghidupkan kembali slogan 'There can be only one' memang besar, namun dengan kombinasi Stahelski dan Cavill, optimisme industri berada di level tertinggi.


(ass/aay)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO