Round Up
Denada dalam Pusaran Gugatan Tudingan Penelantaran Anak
Kasus ini sedang bergulir di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Denada digugat oleh pemuda bernama Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak kandungnya.
Manajemen Denada merespons hal ini. Risna Ories, perwakilan dari manajemen, mengungkapkan rasa prihatin atas kegaduhan yang terjadi. Soalnya dia merasa ini bukan topik yang seharusnya jadi konsumsi publik.
"Sangat prihatin atas isu public yang berkembang, yang sebenarnya ini adalah ranah keluarga, karena bagaimanapun juga semua keluarga memiliki privasi, setiap keluarga punya cerita," buka Risna Ories dalam keterangan resminya kepada detikcom, Senin (12/1/2026).
Diakui manajemen masalah ini pukulan berat buat Denada. Terlebih karena menyangkut masa lalu dirinya dan keluarga.
Risna Ories bilang saat ini artisnya itu butuh ketenangan buat menghadapi permasalahan. Sementara dari sisi hukum, pengacara pelantun Pitik Gemoy itu sedang mempelajari kasusnya.
"Saat ini Denada dan tim hukum sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama," tegas Risna Ories.
Dalam keterangan yang sama, Risna Ories menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan seadil mungkin. Tanpa mengesampingkan kebaikan semua pihak yang terlibat.
Namun Denada meminta agar dirinya diberi waktu dan ruang. Agar penyelesaian masalah ini bisa tercapai dan baik buat semua yang berseteru.
Kasus dugaan penelantaran anak oleh Denada bermula saat Ressa Rizky Rossano, 24 tahun, melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pekan lalu. Dia mengklaim diri sebagai anak biologis Denada.
Ressa Rizky lahir tahun 2002. Sejak kecil identitasnya disembunyikan dan dititipkan kepada kerabat mendiang ibunda Denada, Emilia Contessa, di Banyuwangi.
Baca juga: Disebut Terlalu Seksi, Denada Balas Begini |
(aay/pus)











































