Produser F1 Spill Unhappiest Day Brad Pitt
Uniknya, ini bukan karena cedera atau kesulitan, melainkan karena ia harus mengucapkan selamat tinggal pada kursi kemudi mobil balapnya!
Produser legendaris, Jerry Bruckheimer, yang dikenal lewat film-film blockbuster menegaskan betapa Pitt sangat menikmati perannya sebagai Sonny Hayes, seorang veteran Formula One yang kembali ke lintasan.
Saat berbicara tentang hari terakhir syuting adegan balapan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Bruckheimer mengakui bahwa ia merasa sangat lega, bahkan menyebutnya hari paling bahagia dalam hidup saya, mengingat masalah keamanan yang selalu menyertai adegan balap sungguhan.
Namun, bagi sang bintang, perasaannya justru bertolak belakang.
"Ketika Brad naik ke mobil, itu adalah putaran terakhirnya. Dia akan mengatakan itu adalah hari paling tidak bahagianya karena dia ingin mengemudi lagi," paparnya dalam wawancara bersama People, Jumat (31/10/2025).
Kecintaan Pitt pada balapan sangat terlihat, bahkan sutradara F1, Joseph Kosinski, turut angkat bicara. Kosinski memastikan bahwa Pitt benar-benar mengendalikan mobil balap yang digunakan selama produksi.
"Kami membiarkannya melakukan beberapa putaran lagi di akhir pengambilan terakhir hanya karena saya tahu dia menyukainya," ujar Kosinski.
Ia menambahkan, Pitt "benar-benar sedih harus keluar dari mobil pada hari terakhir. Itu untuknya. Dia sangat merindukannya."
Film F1 menceritakan Sonny Hayes (diperankan Pitt) yang diberi kesempatan kedua untuk membalap bagi tim fiksi APXGP, di mana ia juga menjadi mentor bagi rookie berbakat Joshua Pearce (Damson Idris).
Totalitas Brad Pitt di balik kemudi, yang bahkan membuat produser dan sutradaranya terkesan (sekaligus lega), menjadi bukti mengapa film ini sangat dinantikan.
F1 dikabarkan akan segera tayang secara streaming global di Apple TV pada 12 Desember mendatang, dan dengan antusiasme Brad Pitt yang begitu tinggi, Kosinski bahkan menggoda penggemar bahwa pembicaraan untuk sekuelnya lagi disiapin.
(ass/dar)











































