Update Sidang ADOR Versus Danielle eks NewJeans & Min Hee Jin

Tim detikPop
|
detikPop
Mantan personel grup KPop NewJeans, Danielle Marsh angkat bicara setelah kontrak eksklusifnya diputus ADOR. Ia tak kuasa menahan tangisnya saat mengadakan siaran langsung.
(Foto: dok. Instagram @dazibelle) Danielle Marsh
Jakarta -

Sidang lanjutan perseteruan hukum antara ADOR (HYBE Labels) dengan Danielle Marsh eks NewJeans dan Min Hee Jin berlanjut. Sidang yang digelar pada Kamis (22/10) di Pengadilan Distrik Pusat Seoul itu masih diisi dengan adu argumen antara dua pihak yang bersengketa.

Dilansir dari Korea JoongAng Daily pada Jumat (23/10/2026), sidang berfokus pada dugaan kerugian finansial yang dialami ADOR setelah pengumuman NewJeans cabut dari agensi tersebut pada November 2024.

Selama setahun setelah itu, sebelum akhirnya pengadilan mengeluarkan putusan bahwa kontrak NewJeans dengan ADOR masih sah, grup pelantun Ditto itu sama sekali gak aktif berkegiatan di industri hiburan Korea Selatan.

Pada 2 Juli, pengadilan telah menunjuk akuntan ahli untuk melakukan asesmen terhadap kerugian yang dialami ADOR. Penyerahan dari asesmen itu sayangnya dianggap oleh pihak Danielle dan Min Hee Jin sengaja ditunda-tunda.

"Penggugat secara terang-terangan mengulur-ulur jalannya persidangan," ujar pengacara pihak tergugat (Danielle dan Min Hee Jin).

"Mereka menunda penyerahan materi yang diminta pada tanggal 4 Agustus dengan dalih melindungi rahasia dagang. Ketika pihak ahli meminta materi tambahan pada tanggal 11 Oktober, lima dari 18 butir materi yang diminta dua bulan sebelumnya ternyata masih belum diserahkan. Mereka sempat menyatakan bahwa materi tersebut sudah siap, namun baru menyerahkan sebagian di antaranya kemarin malam, setelah kekurangan tersebut ditunjukkan pada tanggal 19 Oktober," lanjutnya.

Pengacara Danielle dan Min Hee Jin menambahkan, mereka sudah tidak bisa lagi mempercayai pihak ADOR karena penundaan yang terus-menerus terjadi selama proses persidangan.

Tuduhan itu dibantah pihak ADOR. Mereka menyebutkan semua materi yang dibutuhkan sudah diserahkan dalam kurun waktu yang sudah ditentukan, termasuk di dalamnya rencana bisnis dan detail proyek yang gagal ditunaikan NewJeans selama periode hiatus mereka sejak November 2024.

Posisi Min Hee Jin dalam Pertikaian

Min Hee-jin, CEO of ADOR, a subsidiary label of K-pop powerhouse HYBE, reacts during a press conference following her company's shareholder meeting in Seoul on May 31, 2024. (Photo by Han Myung-Gu / POOL / AFP)Min Hee Jin Foto: AFP/HAN MYUNG-GU

Dalam proses penjelasan mengenai materi asesmen kerugian tersebut, hakim sidang menyoroti peran Min Hee Jin dan bagaimana absennya eks produser NewJeans itu berkontribusi terhadap pendapatan ADOR dari grup.

Hakim membeberkan dua pendekatan dalam perhitungan kerugian tersebut. Pertama dengan melakukan estimasi potensi pendapatan dengan memperhitungkan absennya Min Hee Jin; kedua dengan menelaah kerugian dari proyek atau kampanye iklan NewJeans yang tidak terlaksana.

Atas pernyataan hakim tersebut, pengacara ADOR bilang begini:

"Bukan hanya satu atau dua kontrak iklan yang batal, namun hampir semuanya. Sulit untuk menerima argumen bahwa para member tidak bisa menghasilkan pendapatan sama sekali tanpa keterlibatan Min Hee Jin. Untuk grup yang sudah mapan seperti NewJeans, artis atau agensi sama-sama penting. Seorang produser eksekutif saja tidak bisa menentukan segalanya."

Sementara pihak tergugat berargumen sebaliknya. Kontribusi Min Hee Jin terhadap NewJeans tidak tergantikan, dan tidak dapat diukur secara kuantitatif dalam produksi K-Pop. Penilaian terhadap potensi pendapatan yang diusulkan dianggap oleh mereka tidak tepat sejak awal.

Fokus Gugatan ADOR untuk Danielle

Danielle MarshDanielle Marsh Foto: dok. Instagram @dazzibelle

Poin lain yang dibahas dalam sidang adalah soal sikap ADOR kepada Danielle. Apakah manajemen ingin Danielle bertanggungjawab atas kerugian yang muncul akibat NewJeans cabut dari agensi, atau hanya ats kerugian yang disebabkan oleh dugaan pelanggaran kontrak yang dia lakukan sendiri.

Untuk itu, ADOR masih belum memberikan penegasan. Mereka akan memperjelas lingkup gugatannya terhadap Danielle setelah berdiskusi dengan pihak ahli.

Di akhir, pengadilan menyatakan akan memantau kinerja pihak ahli dan meminta mereka selambat-lambatnya menyelesaikan tugas mereka sebelum 10 November. Sidang selanjutnya dijadwalkan 12 November 2026.

Halaman 2 dari 2
(aay/mau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO