K-Drama

Four Hands, Two Sonatas Tamat dengan Rating Tertinggi

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
Song Kang dan Lee Jun Young membintangi drama Korea Four Hands Two Sonatas.
(Foto: dok. tvN) Song Kang dan Lee Jun Young membintangi drama Korea Four Hands, Two Sonatas.
Jakarta -

Drama Korea tvN Four Hands, Two Sonatas menayangkan episode terakhir pada Minggu (4/10) malam. Drakor Song Kang dan Lee Jun Young ini gak sampai menyentuh angka dua digit di episode finale, tapi tetap tertinggi sepanjang season.

Menurut catatan Nielsen Korea, episode 12 yang menjadi klimaks perjalanan rivalitas Kang Pio dan Choi Jeongyeo ini mencatat rating 9,4%. Angka ini bikin Four Hands, Two Sonatas jadi serial TV kabel paling banyak disaksikan Minggu malam.

Angkanya naik tipis 0,7% dari penayangan Sabtu malam. Kalau dibandingkan dengan angka rating Minggu malam pekan sebelumnya, rating Four Hands, Two Sonatas naik 2,2%.

Pada Senin (5/10/2026), drakor ini masih ada di jajaran teratas tontonan terlaris di Netflix Indonesia. Four Hands, Two Sonatas berhasil unggul dari dracin Irreplaceable yang diperankan Zhao Jinmai dan Wei Daxun; kalah satu tangga dari serial horor Indonesia Pote.

Rating penonton Four Hands, Two Sonatas di IMDb juga cukup tinggi. Pengguna situs database film dan serial TV itu memberikan skor 8,6/10 buat drama Korea tentang musisi klasik ini.

Angka yang lebih tinggi diberikan oleh penonton drakor pengguna situs MyDramaList. Mereka memberikan skor 8,8/10 dari total 4.945 user yang memberikan review.

Four Hands, Two Sonatas berkisah tentang persahabatan, cinta, persaingan, dan pertumbuhan remaja yang bertemu di Korea Arts High School. Sekolah ini berisi anak-anak berbakat di bidang musik termasuk para karakter utama dalam cerita.

Murid pertama bernama Kang Pio (Song Kang), seorang pianis berbakat luar biasa dan perfeksionis. Secara akademis, dia selalu meraih peringkat pertama. Dia juga punya bakat alami dan dorongan batin yang kuat untuk mengejar karier sebagai pianis.

Awalnya Kang Pio sama sekali gak punya saingan. Makanya semua murid yakin kalau dia akan sapu bersih kompetisi piano terbaik di dunia. Sampai akhirnya seorang murid lain bernama Choi Jeongyo (Lee Jun Young) muncul.

Seperti Kang Pio, Choi Jeongyo juga seorang pianis jenius yang karena kemiskinan memilih mengabaikan bakatnya. Sejak lama dia udah mengagumi Kang Pio. Pertemuan mereka menimbulkan gesekan-gesekan gak terduga dan konflik yang akan jadi sajian utama drakor ini.

Halaman 2 dari 2
(aay/tia)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO