Ha Young Minta Maaf Terkait Kontroversi Sejarah Keluarga Pro-Jepang

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
Ha Young, pemain drama Korea Our Sticky Love
Foto: Dok. Netflix, Instagram Ha Young
Jakarta -

Aktris drakor Our Sticky Love, Ha Young, lagi ada dalam pusaran kontroversi. Hal ini terjadi setelah dirinya tampil di sebuah acara TV dan mengungkap silsilah keluarga.

Dalam acara KBS2 Problem Child in House belum lama ini, Ha Young mengungkapkan sejarah keluarganya yang kemudian memicu kontroversi. Fokusnya adalah sosok kakek buyut Ha Young, Ahn Sang Ho.

Lebih detail dia mengungkap kakek buyutnya pernah belajar kedokteran di Jepang sebelum balik ke Korea dan buka klinik di Seoul. Saat itu, kakek buyutnya bahkan pernah merawat Kaisar Gojong.

Kaisar Gojong merupakan penguasa Korea selama 43 tahun mulai tahun 1864 hingga 1907. Dia turun takhta secara paksa di akhir masa kekuasaannya.

Sebab Ahn Sang Ho hidup di era penjajahan Jepang, punya nama besar, dan terkait langsung dengan Kaisar Gojong, sejarah sang kakek buyut kemudian digali lebih dalam oleh publik. Terungkap bahwa dia pernah terlibat dalam organisasi pro-Jepang bernama Daejeong Chinmokhoe.

Manajemen BISTUS Entertainment sempat blunder. Ketika memberikan klarifikasi soal status Ha Young sebagai keturunan langsung dari Ahn Sang Ho, mereka membenarkan. Tapi saat isu pro-Jepang mencuat, manajemen menyebut rumor itu gak berdasar.

Tapi publik bersikukuh memberikan bukti catatan valid sejarah. Bahwa memang benar Ahn Sang Ho, kakek buyut Hayoung, tergabung dalam organisasi Daejeong Chinmokhoe dan menjabat sebagai dewan di sana.

Baru kemudian BISTUS mengubah pernyataannya. Membenarkan soal Ahn Sang Ho dan ketelibatannya di Daejeong Chinmokhoe.

"Setelah melakukan verifikasi lebih lanjut, kami memastikan adanya catatan yang menunjukkan bahwa dokter Ahn Sang Ho tercatat sebagai dewan anggota Daejeong Chinmokhoe pada tahun 1916," kata manajemen dalam pernyataan resmi mereka.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya karena telah menimbulkan kebingungan akibat tanggapan yang terburu-buru, yang menyatakan bahwa laporan tersebut tidak berdasar, tanpa verifikasi yang memadai," lanjut manajemen.

Publik gak diam. Mereka terus merecoki manajemen dan Ha Young, apalagi sekarang lagi di Bulan Kemerdekaan Korea Selatan.

Kini si aktris yang harusnya merayakan comeback-nya ke Netflix dengan drakor terbaru malah jadi berhadapan dengan kontroversi.

Gak mau membuat suasana panas lebih lama, dia kemudian merilis permohonan maaf resmi. Dalam surat tulisan tangan, Ha Young mengungkapkan perasaannya dalam kalimat yang panjang.

Berikut surat permintaan maaf lengkap Ha Young:

"Ini Ha Young.

Pertama-tama, saya menundukkan kepala sebagai tanda permintaan maaf atas kekecewaan dan rasa sakit yang saya timbulkan akibat masalah yang berkaitan dengan kakek buyut saya. Baru-baru ini, setelah mengetahui tindakan masa lalu kakek buyut saya, Ahn Sang Ho, saya merenungkan sejarah keluarga saya dengan hati yang berat.

Selama ini, saya hanya mengetahui kehidupan kakek buyut saya secara sepenggal-sepenggal, berdasarkan cerita yang diturunkan dalam keluarga. Sungguh memalukan, saya sempat membicarakannya di berbagai kesempatan seolah-olah beliau adalah sosok kebanggaan keluarga, padahal saya sendiri tidak mengetahui fakta yang sebenarnya.

Melalui kejadian ini, saya menelusuri sendiri dokumen-dokumen terkait dan mengetahui tentang aktivitas pro-Jepang yang dilakukan kakek buyut saya. Saya sangat menyesal karena telah berbicara mengenai sejarah keluarga dengan begitu enteng tanpa memahami secara benar sejarah kelam negara kita di masa penjajahan Jepang.

Selain itu, saat kontroversi ini pertama kali muncul, saya sendiri tidak mengetahui fakta yang sebenarnya, sehingga agensi mengeluarkan pernyataan yang menyebut laporan tersebut 'tidak berdasar'. Saya mengakui bahwa kelalaian sayalah yang menyebabkan pernyataan keliru tersebut disampaikan tanpa verifikasi yang memadai. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kebingungan dan luka yang ditimbulkan akibat hal ini.

Saya juga memohon maaf berulang kali atas keterlambatan saya dalam menyampaikan sikap saya; saya merasa sangat terguncang dan kesulitan menentukan cara terbaik untuk menyampaikan permintaan maaf yang tulus mengingat betapa seriusnya situasi ini.

Saya menyadari bahwa ketidaktahuan saya mengenai hal-hal tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan atau memandang remeh sejarah itu. Saya menerima kesalahan tersebut dengan hati yang berat dan, sebagai keturunannya, saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus. Saya merasa semakin menyesal karena telah menimbulkan masalah akibat kekurangan saya, terlebih lagi menjelang Hari Kemerdekaan.

Saya akan menyimpan kejadian ini dalam ingatan saya. Saya akan mempelajari sejarah keluarga dan era tersebut dengan saksama, serta bersikap lebih berhati-hati terhadap sejarah di masa mendatang. Lebih jauh lagi, saya akan mendalami sejarah kita dan berupaya semaksimal mungkin untuk menunjukkan rasa hormat kepada para pejuang kemerdekaan serta semua orang yang telah mengabdikan diri demi pembebasan dan kesejahteraan negara kita. Saya akan membuktikan hal ini tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata.

Sekali lagi, saya memohon maaf yang tulus kepada semua pihak yang merasa khawatir akibat kejadian ini.

Hormat saya,
Ha Young."

Halaman 2 dari 3
(aay/mau)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO