Album Velvet Summer Red Velvet: Santai Kayak di Pantai

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
Album art Velvet Summer (2026) milik Red Velvet.
(Foto: dok. SM Entertainment) Album art Velvet Summer (2026) milik Red Velvet.
Jakarta - Red Velvet akhirnya comeback dengan album baru dua tahun berselang setelah Cosmic. Lewat EP (album mini) berjudul Velvet Summer, grup SM Entertainment itu mengeksplorasi sisi 'Velvet' mereka dengan trek-trek musim panas yang santai dan kalem.

Title track di album ini berjudul Surfin' Boy. MV-nya khas Red Velvet banget yang punya storyline dengan plot twist mematikan di akhir, tapi lagunya terasa mencolok dari rilisan musim panas Irene Cs sebelumnya.

Lewat Surfin' Boy, Red Velvet menghadirkan lagu energik dengan elemen suara Bossa Nova dipadukan ritme tropikal. Kombinasi ini bikin pengalaman mendengarkan lagunya jadi chill dan fresh banget.

Bayangin lagi megang segelas mocktail di beach club ditemani embusan angin segar dan suara ombak. Vibe Surfin' Boy dan keseluruhan track dalam album ini kurang lebih kayak gitu, deh!

GIF: somenights.tumblr.com

Satu hal yang bikin Surfin' Boy makin spesial: Joy ikut menggarap musik dan menulis liriknya. Nama Joy tercantum dalam kredit penulis lagu bersama Soulkidd, HONEY NOISE, MonoTree, Kwon Yejin, dan JKKJ.

MonoTree merupakan kolaborator lama Red Velvet yang pernah kerja bareng mereka di beberapa lagu termasuk Day 1 (2015), My Dear (2016), Hear The Sea (2017). Sementara yang lain baru pertama kali kerja bareng RV (meski diskografi mereka di K-Pop udah solid banget).

Empat b-side tracks dalam album Velvet Summer terasa kohesif, menyempurnakan satu sama lain. Gak satu pun dari lagu-lagu ini: Hot Girls Cold Vibe, Orchestra, Hula Hoop, dan Hawaii yang terasa 'nyasar' atau dipaksakan buat masuk tracklist (yang cukup sering terjadi di EP artis SM).

Hot Girls Cold Vibe menghadirkan kembali beat-drop jomplang yang sering dilakukan SM di lagu-lagu era KWANGYA. Ada KENZIE dalam kredit lagu ini, so, wajar banget vibe-nya jadi old-SM abis!

Orchestra ngasih kita harmonisasi vokal para member yang kawin banget dengan musiknya. Lagu ini menghadirkan interpolasi lagu lounge klasik Henry Mancini tahun 1961 berjudul Lujon. Track ini mendefinisikan sisi Velvet dari Irene, Seulgi, Wendy, Joy, dan Yeri banget.

Track Hula Hoop ngebawa lagi nuansa Umpah Umpah (2019). Ditutup dengan Hawaii (juga ditulis liriknya oleh Joy) yang melengkapi perjalanan chilling healing relijius Reveluv setelah dua tahun kekeringan.

Suara gitar di awal Hawaii, lirik yang gampang dinyanyiin, ritme yang ringan, teriakan-teriakan seru di latar belakang dalam lagu ini ngasih kesan malam musim panas seru.

Mendengarkan Hawaii kayak lagi duduk di pinggir pantai mengelilingi api unggun sama bestie. Suara air laut menyentuh bibir pantai di ujung lagu efektif banget buat ngasih ketenangan batin.



(aay/pus)



Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO