Duh! Ada Jaswar Klaim Kerahkan Massa Buat Ticketing Konser EXO Jakarta
Ada banyak banget cuitan dan konten media sosial yang nampilin betapa susahnya EXO-L buat mendapatkan 1 tiket konser ini. Di tengah perasaan panik dan putus asa itu, muncul sebuah unggahan di Threads yang bikin kening berkerut.
Unggahan datang dari akun pemilik jastip (jasa titip) dan jaswar (jasa war tiket), diduga ditulis langsung olehnya. Mengungkapkan bahwa pada periode war tiket EXO PLANET #6 - EXhOrizon in JAKARTA 8-10 April lalu, dia mengerahkan 3.000 orang untuk menyerbu situs penjualan tiket untuk ikut perang.
"Sedih dan patah hati banget kalau buka jastip tiket tapi pesanan gak terpenuhi. Buat konser EXO, tim war udah dimaksimalin 3 ribu orang, cuma berhasil dapat 100an tiket," tulisnya pada 10 April 2026 pukul 23.43WIB.
Aksi jaswar tiket konser EXO PLANET #6 - EXhOrizon in JAKARTA. Foto: dok. Tangkapan Layar Threads |
Cuitan ini terasa mungkin terasa seperti rage bait (dan ya ada yang kemakan juga dengan bait ini). Tapi di sisi lain tetap ada yang mengapresiasi 'usaha' tersebut.
Kalau kamu bertanya "emang beneran sampai bisa ngumpulin 3.000 orang buat war tiket?" salah satu pengguna TikTok ngasih jawabannya. Dikutip dari komentar yang dituliskan pada 14 April di salah satu konten ticketing konser EXO Jakarta, seseorang mengaku pernah jadi tim war dari oknum jaswar di atas.
"Ini memungkinkan banget sih kak, aku dulu salah satu tim dia dan digrupku aja, itu isinya 500 orang dan ada grup lainnya," aku si pemilik akun.
detikpop menelusuri akun oknum jaswar di atas. Aktivitasnya di skena jasa war tiket memang terbilang aktif. Dalam sebuah posting-an, pemilik akun mengaku sudah "ada di industri jastip tiket konser sejak 2012". Bukan cuma konser K-Pop aja, tapi juga konser lain seperti LANY misalnya.
Pemilik akun lewat media sosialnya juga secara terbuka mengumumkan aktivitas war tiketnya. Bahkan mencari freelancer berbayar untuk ikut serta buat war tiket. Bayarannya berkisar antara Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta.
"Cash keras," tulis dia.
Tanggapan Badan Perlindungan Konsumen Indonesia
Klaim 3.000 orang dari pemilik akun jaswar di atas dinilai BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) sebagai bentuk nyata dari Distorsi Pasar Digital. Aksi ini berpotensi merusak ekosistem konser di Indonesia dan keadilan buat para real fans.
"Sangat berbahaya," kata Fitrah Bukhari, Ketua Komisi Advokasi BPKN RI, saat dihubungi detikcom pada Jumat (17/4/2026).
Jika benar dilakukan oleh oknum tersebut, Fitrah menyebut tindakan itu sebagai aksi unfair competition, menghalangi akses konsumen lain secara adil. Hal yang sama juga disoroti oleh EXO-L di media sosial.
Fans menyayangkan ada aksi masif yang membawa 3.000 ribu krunya buat 'menyerbu' situs ticketing resmi. Pada akhirnya berimbas pada traffic yang tinggi dan menyulitkan real fans buat war tiket sendiri tanpa bantuan jasa oknum mana pun.
"Ini mengarah pada praktik Monopoli Perolehan Barang," lanjut Fitrah.
Gak berhenti sampai di situ, aksi ini jadi makin berbahaya dan serius apabila disertakan dengan praktik aturan DP. Beberapa jastip dan jaswar biasanya punya aturan sendiri soal pembayaran DP.
Apabila tercantum aturan DP tidak dikembalikan apabila gagal dapat tiket, maka aksi tersebut bisa dikategorikan sebagai predatori terhadap konsumen.
"Ini berarti mereka memindahkan risiko kegagalan bisnis mereka sepenuhnya ke pundak konsumen. Dalam bisnis jasa yang sehat, jika layanan gagal diberikan, uang harus kembali, mungkin dikurangi biaya administrasi yang sangat kecil atau rasional," lanjutnya.
Terakhir, Fitrah Bukhari juga menyoroti soal izin usaha platform jaswar. Apabila platform tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kominfo, maka operasional mereka ilegal secara administratif.
Ramai Jastip dan Jaswar Konser EXO EXhOrizon Jakarta
Jastip dan jaswar seperti ini sekarang sudah lumrah muncul setiap kali ada konser artis besar di Indonesia. Mereka biasanya memanfaatkan konser-konser dengan demand tinggi, membuka jasa penitipan atau jasa war tiket dengan fee per tiket.
Hasil penelusuran detikpop sepanjang momen ticketing konser EXO PLANET #6 - EXhOrizon in JAKARTA, ada jastip yang memasang fee serendah-rendahnya Rp 50 ribu per tiket, ada yang sampai Rp 1 juta per tiket.
Masing-masing jastip dan jaswar punya aturan sendiri.
Akun Instagram @tixby*** misalnya membuka jastip dan jaswar buat konser EXO Jakarta dalam unggahan pada 28 Maret lalu. Fee jastip/jaswar mulai dari Rp 450 ribu sampai Rp 600 ribu, yang minat pakai jasa mereka wajib bayar DP Rp 100 ribu per tiket untuk booking slot.
"Full refund 100%, diurus sampai tiket fisik. Swipe untuk membaca syarat dan ketentuan," tulis akun tersebut di kolom keterangan.
Di bagian syarat dan ketentuan terdapat poin 'cancel = bookslot hangus'. Ada juga tertulis 'apabila tiket tidak berhasil didapatkan saat war, maka akan refund 100%. Apabila konser dibatalkan promotor, dana dikembalikan tanpa pengembalian fee jastip'.
Akun Instagram @unnie*****.id membuka jaswar dan jastip tiket konser EXO pada 6 April. Fee yang ditawarkan Rp 450 ribu, dibayar ketika tiket didapatkan, dan tanpa booking slot. Kalau minat, tinggal join isi data pribadi lewat form ke pihak jastip untuk transaksi.
Di syarat dan ketentuan yang diunggah terdapat poin 'no cancel jika sudah mengisi format (pengiriman data pribadi), jika cancel sebelum ticketing WAJIB cari pengganti atau dikenakan biaya Rp 50K per tiket', dan 'Apabila cancel saat ticketing sudah dimulai maka dikenakan biaya Rp 100K per tiket', lalu 'tidak ada jaminan 100% dapat tiket'.
Baca juga: EXO-CBX Siap Cabut dari INB100 |
(aay/nu2)












































