K-Movie
Prestasi The King's Warden Dapat Applause Presiden Lee Jae Myung
Lewat akun media sosial resminya, Lee Jae Myung menyebut The King's Warden sebagai film dengan cerita kuat. Para kru yang terlibat dalam film ini berhasil menciptakan sesuatu yang berharga.
"Ini merupakan hasil berharga yang diciptakan bersama oleh kekuatan storytelling, imajinasi luar biasa dari para pembuat film, dan dukungan tak tergoyahkan dari rakyat Korea," katanya dilansir dari Korea JoongAng Daily pada Selasa (10/3/2026).
Dia menambahkan, pesan tulus dalam cerita The King's Warden berhasil menyentuh hati penonton. Terbukti dari angka penonton yang naik begitu cepat selama sebulan terakhir.
Lee Jae Myung bersama ibu negara menyempatkan diri menyaksikan film ini. Mereka datang ke bioskop di era liburan tahun baru Imlek pada bulan Februari lalu.
"Saya menyampaikan rasa terima kasih dan ucapan selamat kepada sutradara film, para aktor, dan seluruh staf yang telah mengerahkan upaya mereka untuk memproduksi film ini," lanjutnya.
Distributor film The King's Warden, Showbox, secara resmi mengumumkan angka 11 juta penonton buat film ini pada Senin (9/3). Angka persisnya 11,17 juta, diraih pada hari Minggu (8/3).
Catatan Showbox, penonton hari Sabtu (7/3) saja mencapai 754 ribu hanya dalam sehari. Sehingga kenaikan angka penonton dari 10 juta ke 11 juta jadi begitu cepat, kurang dari seminggu.
The King's Warden berkisah tentang Raja Danjong. Sosok raja Joseon yang jarang diangkat ceritanya.
Ini juga yang jadi salah satu pesona dari film The King's Warden. Ceritanya terasa fresh karena emang underrated.
Raja Danjong, karakter yang diperankan Park Ji Hoon, merupakan raja ke-6 Joseon, naik takhta di usia 12 tahun, dijatuhkan oleh pamannya Pangeran Agung Suyang. Danjong diasingkan ke Cheongnyeongpo di Yeongwol, Provinsi Gangwon, hingga mati secara tragis.
Adaptasi filmnya berlatar tahun 1457, mengikuti cerita seorang pemimpin desa bernama Eum Heung Do (Yoo Hai Jin) yang sukarela mengubah desanya menjadi tempat pengasingan. Dia kemudian menjalin hubungan gak terduga dengan Danjong yang diasingkan ke sana.
(aay/mau)











































