Pop Photos

Pameran Pinata, Refleksi Kebakaran Rumah dalam Karya Herzven

Mohammad Farrel 
|
detikPop
Jakarta - Pameran tunggal Herzven bertajuk Pinata digelar di Nirmana Falatehan. Karya instalasi ini merekam memori kebakaran rumah sebagai ruang refleksi dan pemulihan.

Pengunjung melihat pameran tunggal Herzven bertajuk β€œPinata” hadir di Nirmana Falatehan, Melawai, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2026).

Pameran tunggal bertajuk β€œPinata” menjadi ruang refleksi personal bagi seniman Herzven atas peristiwa kebakaran rumah yang pernah dialaminya. Pameran ini menghadirkan karya-karya instalasi yang sebagian besar memanfaatkan sisa material dari rumahnya yang terbakar.

Melalui pameran tersebut, Herzven mencoba merekam kembali memori, trauma, sekaligus proses pemulihan pascakebakaran dalam bentuk visual. Material bekas seperti pintu, jendela, dan elemen rumah yang tersisa diolah menjadi instalasi artistik yang sarat makna emosional.

Instalasi yang ditampilkan tidak hanya menonjolkan aspek visual, tetapi juga menghadirkan pengalaman ruang yang kuat bagi pengunjung. Setiap karya menjadi representasi dari kehancuran, kehilangan, serta upaya membangun kembali kehidupan dari sisa-sisa yang ada.

Judul β€œPinata” sendiri dimaknai sebagai simbol lapisan emosi dan pengalaman hidup yang pecah untuk memperlihatkan isi di dalamnya. Konsep tersebut tercermin dari karya-karya yang mengajak pengunjung melihat reruntuhan bukan sekadar sebagai akhir, melainkan sebagai awal dari proses penciptaan baru.

Selain instalasi utama, pameran ini juga menjadi medium dialog antara seniman dan pengunjung mengenai peristiwa kebakaran sebagai pengalaman personal yang dapat dialami siapa saja. Herzven menyampaikan kisahnya secara jujur melalui visual, tanpa banyak narasi verbal, sehingga setiap pengunjung bebas menafsirkan makna karya.

Pameran β€œPinata” diharapkan dapat menjadi ruang kontemplasi sekaligus apresiasi seni kontemporer yang lahir dari pengalaman hidup nyata. Dengan memanfaatkan sisa-sisa rumahnya sendiri, Herzven menghadirkan karya yang tidak hanya estetis, tetapi juga menyimpan cerita mendalam tentang kehilangan dan ketahanan manusia.

Pameran dibuka gratis untuk umum setiap Selasa hingga Minggu dengan jam kunjungan pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Pameran Pinata, Refleksi Kebakaran Rumah dalam Karya Herzven
Pameran Pinata, Refleksi Kebakaran Rumah dalam Karya Herzven
Pameran Pinata, Refleksi Kebakaran Rumah dalam Karya Herzven
Pameran Pinata, Refleksi Kebakaran Rumah dalam Karya Herzven
Pameran Pinata, Refleksi Kebakaran Rumah dalam Karya Herzven
Pameran Pinata, Refleksi Kebakaran Rumah dalam Karya Herzven
Pameran Pinata, Refleksi Kebakaran Rumah dalam Karya Herzven
Pameran Pinata, Refleksi Kebakaran Rumah dalam Karya Herzven


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO